Warga Membantai Ratusan Buaya Setelah Memakan Salah Satu Warganya

oleh

Iniberita.newsDikabarkan bahwa ratusan buaya menjadi korban pembantaian oleh warga, pembantaian ratusan buaya itu dipicu karena adanya salah satu warganya tewas karena menjadi korban keganasan buaya.

Pembantaian tersebut dilakukan kepada 292 ekor buaya. pembantaian itu terjadi di Jalan Bandara SP1, Kelurahan Klamalu, Distrik Aimas, Sorong, Papua Barat. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (14/7/2018) sekira pukul 12.30 WIT.

Baca juga:

Sofyan Basir, Direktur Utama PLN Rumahnya Oleh KPK

Manny Pacquiao Rebut Gelar Juara Setelah Menang KO Atas Lucas Martin Matthysee

Kolinda Grabar-Kitarovic, Presiden Kroasia Hadiahkan Putin Kaus Timnas

Will Smith, Nicky Jam dan Era Istrefi Meriahkan Penutupan World Cup 2018 Dengan Nyanyikan Lagu Piala Dunia 2018

Hewan tersebut merupakan buaya-buaya di penangkaran milik Albert Siahaan yang secara resmi telah mengantongi surat izin dari Pemerintah Kabupaten Sorong.

Saat kejadian, Albert dilaporkan tidak berada di lokasi kejadian, dia sedang di kampung halamannya di Medan, Sumatera Utara. Pembantaian tersebut dipicu karena tewasnya seorang warga yang bernama Sugito akibat digigit buaya.

Sugito tewas usai digigit buaya pada Jumat (13/7/2018) ketika sedang mencari rumput di sekitar lokasi penangkaran buaya. Usai pemakaman Sugito, keluarga korban beserta warga lainnya mendatangi penangkaran buaya.

Mereka merusak tempat penangkaran tersebut dan membantai buaya menggunakan parang, tombak, dan kayu. Seorang warga yang bernama Enos Barmala mengatakan, buaya tak cocok dipelihara di tempat terbuka.

“Kalau bisa binatang begini ya dipelihara yang jauh dari tempat keramaian. Di sini kan banyak masyarakat yang bertani, punya ternak,” katanya

Sementara itu, Kapolsek Aimas AKP Emmy Fenitirumah mengatakan, warga membantai buaya-buaya itu karena merasa terancam. Dia juga mengungkapkan, hal itu bisa jadi menjadi tindakan spontan warga yang merasa terancam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *