Tragedi Kapal Tenggelam – KM Lestari Maju Berpenumpang 139 orang dan 48 Kendaraan Tenggelam di Perairan Slayer

oleh

Iniberita.newsKabar duka kembali terdengar dari luar negeri, tragedi kapal tenggelam kembali melanda Indonesia. Setelah sebelumnya tragedi kapal tenggelam danau toba terjadi, sekarang tragedi kapal tenggelam kembali terjadi di Sulawesi Selatan.

Kapal Motor (KM) Lestari Maju dikabarkan tenggelam saat berlayar dari Pelabuhan Bira, Kabupaten Bulukumba ke Pelabuhan Pamatata, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/7/2018).

Tim Basarnas Selayar, personel Polres Selayar, dan mobil ambulans dari RSUD KH Hayyung pun telah menuju Tempat Kejadian Peristiwa (TKP).

Dari pantauan yang ikut dalam rombongan, tim Basarnas kebingungan mencari bensin di perjalanan, beberapa SPBU kosong.

Baca juga:

Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2018, Duel Seru Perebutan Tiket Semi-Final Piala Dunia 2018

Bruna Marquezine, Pacar Neymar yang Setia Mendukung Sang Kekasih

Gara-gara Keributan di Posko KM Sinar Bangun Oleh Ratna Sarumpaet, IG Atiqah Hasiholan dan Rio Dewanto Diserbu

Beberapa Fakta Menarik Tentang Nining Sunarsih, Wanita yang Kembali Setelah Hilang 1.5 Tahun Karena Terseret Ombak di Pelabuhan Ratu

“Laporan yang disampaikan dari Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Bulukumba disebutkan bahwa kapal tersebut kemasukan air karena cuaca buruk dan oleh nakhoda kapal sengaja dikandaskan agar tidak tenggelam dan memudahkan evakuasi para penumpangnya,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Agus H Purnomo dalam siaran pers, Selasa.

KM Lestari Maju sebelumnya dikabarkan tenggelam di perairan Selayar pada sekitar pukul 14.30 Wita.

Agus menjelaskan, kapal berpenumpang 139 orang yang dinakhodai oleh Agus Susanto itu sedang menuju Pelabuhan Pamatata dikandaskan sekitar 300 meter dari Pantai Pabadilang,

Selayar. Saat ini, proses evakuasi terus dilakukan oleh kapal-kapal nelayan dan tim evakuasi dari Basarnas. Sebagian penumpang sudah berhasil dievakuasi dan sebagian lagi masih berada di kapal.

Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) Surabaya mengerahkan satu kapal patroli KNP Chundamani untuk membantu evakuasi penumpang kapal tersebut. Selain mengangkut penumpang,

KM Lestari Maju tersebut membawa total 48 kendaraan, tediri terdiri dari 18 kendaraan roda dua, 14 kendaraan roda empat, delapan kendaraan golongan lima dan delapan kendaraan golongan enam. “Seluruh penumpang telah mengenakan jaket keselamatan serta telah mengikuti prosedur keselamatan di atas kapal dengan panduan dari nakhoda dibantu kru kapal,” kata Agus.

KM Lestari Maju merupakan kapal jenis Ro-Ro yang melayani lintas penyeberangan Bira – Pamatata. Kapal tersebut memiliki panjang 48,48 meter dan lebar 16,50 meter serta berat GT 1519.

Kapal berbahan dasar baja, memiliki satu geladak dan dan dua baling-baling, serta memiliki daya mesin sebesar 650 HP.

“Informasi saya dapat bahwa penyebab kapal tenggelam karena kebocoran,” tuturnya.

Dari foto-foto yang tersebar, sejumlah penumpang KMP Lestari Maju sudah mengapung di laut dengan memakai pelampung.

Peristiwa nahas ini menambah daftar panjang tragedi kapal tenggelam. Sebelumnya KM Sinar Bangun tenggelam pada Senin, 18 Juni 2018 yang membuat 3 orang ditemukan meninggal dunia, 21 selamat dan 164 masih dinyatakan hilang. Tak lama berselang, tragedi menimpa KM Ramos Risma Marisi yang tenggelam pada Jumat, 22 Juni 2018. Keduanya sama-sama tenggelam di perairan Danau Toba, Sumatera Utara.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *