Steve Ditko Salah Satu Kreator Marvel Dikabarkan Meninggal Dunia di Usia yang Ke-90 Tahun

oleh

Iniberita.newsKabar duka terdengar beberapa waktu lalu, Steve Ditko salah satu kreator Marvel dikabarkan telah meninggal dunia di usia yang ke 90 tahun.

Pihak kepolisian New York, AS, mengatakan bahwa Ditko ditemukan tidak sadarkan diri di apartemennya di Manhattan pada 29 Juni 2018 dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis yang datang ke tempat itu.

Bagi kamu fans sejati Marvel pasti tahu mengenai salah satu kreator Marvel yaitu Steve Ditko. Kreator yang satu generasi dengan Stan Lee ini menghasilkan banyak karakter Marvel.

Baca juga:

Dimas Anggara dan Nadine Chandrawinata Gelar Resepsi Pernikahan di Lombok, Perbedaan Tak Jadi Penghalang

Kebakaran Gedung Kemenhub Memakan Korban, Ridwan Salah Satu Korban Adalah Karyawan Rajin

Potret Kolinda Grabar-Kitarovic, Presiden Kroasia yang Datang Langsung ke Lapangan Untuk Dukung Negaranya

Dinar Candy Lepas Baju dan Hanya Kenakan Bra dalam Video Saat Nge-Drift dengan Akbar Rais

Ditko lahir pada 2 November 1927 di Johnstown, Pennsylvania, AS.  Sejak lahir, Steve Ditko mulai jatuh cinta pada komik karena ayahnya. Komik-komik seperti Batman dan The Spirit menginspirasi Ditko untuk mengejar karir sebagai artis komik. Sejak perang dunia berakhir, Ditko belajar komik langsung di bawah Jerry Robinson, dan akhirnya menjual komik pertamanya pada 1953

Ia mulai terjun di dunia komik Marvel pada awal 1960-an. di industri inilah ia dipertemukan dengan legenda Marvel lainnya yaitu Stan Lee.

 

Beberapa karakter Marvel ciptaan Ditko antara lain adalah Spider-Man, Doctor Strange, dan Squirrel Girl. Biasanya konseptor memiliki ide mengenai sosok superhero, namun Steve Ditko yang mewujudkan gagasan itu di atas kertas. Contoh saja rupa Spider-Man dengan kostum khas merah biru dan pola jaring adalah perwujudan dari Ditko.

Ditko konon berseteru dengan Stan Lee dan keluar dari Marvel pada 1966. Ia sempat bergabung dengan DC Comics dan menciptakan karakter seperti The Creeper.

Berbeda dengan Stan Lee yang selalu muncul di panggung dunia Marvel baik sebagai cameo film Marvel maupun tampil di konferensi komik, Ditko justru berkebalikannya. Ia memilih diam di balik kemegahan selebritas dan enggan muncul di film-film karakter superhero rekaannya.

Ditko mengelola sebuah studio menulis di Manhattan sampai kematiannya. Hanya saja ia tidak memiliki anggota keluarga yang diketahui masih hidup. Ia juga tertutup, menolak hampir semua tawaran untuk melakukan wawancara, bertemu penggemar, atau muncul di pemutaran perdana film.

Para penggemarnya, termasuk penulis Neil Gaiman memberi penghormatan terakhir kepada seniman komik legendaris tersebut.

“Terima kasih Steve Ditko karena sudah membuat masa kecil saya menjadi lebih aneh. Dia melihat bebrgai hal melalui caranya sendiri dan dia memberi kita cara melihat yang unik. Sering disalin. Jangan pernah menyamai. Saya tahu saya orang yang berbeda karena dia hadir di dunia ini.” Demikian ungkapan Neil Gaiman melalui akun Twitter miliknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *