Siswi Smp Diperkosa Temannya Sendiri Di Rumah Kosong Setelah Tak Sadarkan Diri Diberi Minuman

oleh

Iniberita.newsKasus pemerkosaan lagi-lagi terjadi, kali ini kasus pemerkosaan terjadi di palembang dan melibatkan siswa dan siswi smp. Seorang pelajar yang tinggal di Palembang berinisial Y  menjadi korban pemerkosaan yang diduga dilakukan JR (14) yang tak lain temannya sendiri.

Tak terima dengan apa yang dialami Yo, keluarga korban mendatangi Polresta Palembang untuk melaporkan JR, Kamis (21/6/2018).

Kepada petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, BS yang merupakan pihak keluarga korban mengatakan kejadian yang dialami Yo terjadi pada Minggu (10/6/2018) sekitar pukul 22.00 di Jalan Macan Kumbang Kecamatan IB I Palembang tepatnya di rumah kosong.

JR menjemputn Yo di samping rumah, dan mengajaknya pergi keluar sebentar.

Baca juga:

Presiden Jokowi Banjir Ucapan Ultah di Media Sosial, Jokowi: Saya Kadang Lupa Hari Ulang Tahun Saya

Habiburokhman Melaporkan Balik Mahasiswa Terkait Omongan Tentang ‘mudik neraka’

Baru Resmi Berpacaran, Baim Wong Putuskan Untuk Menikahi Paula Verhoeven

Merasa Difitnah, Kuasa Hukum Herman Hery Melaporkan Balik Korban Pemukulan

Dengan menggunakan sepeda motor kemudian JR mengajak Yo ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Sesampainya di TKP (tempat kejadian perkara), JR langsung mengajak korban untuk melakukan hubungan badan layaknya pasangan suami istri.

Namun ajakan tersebut ditolak korban.

“Sempat ditolak. Kemudian JR memberi korban minuman teh gelas pak. Dan setelah itu korban tak sadarkan diri,” ungkapya kepada petugas.

Saat tidak sadarkan diri itu, diduga JR merenggut kesucian korban.

“Setelah sadarkan diri, dia (Yo) mendapati celana dalam dan celana panjangnya sudah dalam keadaan terbuka.”

“Lalu dia bertanya kepada JR apa yang sedang terjadi. Lalu JR mengatakan kalau dia telah menyetubuhinya Pak,” kata BS.

“Tangkap saja dia pak. Dan bila perlu dihukum seberat-beratnya,” harapnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kasubag Humas AKP Andi Haryadi membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari korban dengan dugaan Pasal 81 UU No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

“Laporan korban sudah kita terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh perlindungan perempuan dan anak (PPA), Polresta Palembang,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *