Setelah Lebaran Beberapa Masalah Kesehatan Ini Biasa Akan Menghampiri

oleh

Iniberita.news – Setelah melaksanakan Ibadah Puasa di bulan suci Ramadhan, umat muslim di seluruh dunia tinggal beberapa hari lagi akan merayakan hari kemenangan yaitu Hari Raya Idul Fitri.

Pada Hari Raya ini bias umat muslim di Indonesia akan menyediakan beberapa makanan seperti ketupat, opor ayam, rendang, sambel goreng, lontong sayur dan beberapa makanan yang biasa disuguhkan saat lebaran.

Sebagian orang tidak ingin melewatkan nikmatnya hari kemenangan tersebut. Tak jarang, mereka jadi kalap dan beberapa keluhan kesehatan pun menghampiri.

Baca juga:

Dua Hari Jelang Hari Raya, Volum Kendaraan Mudik Lebaran Masih Ramai

Beberapa Resep Opor Ayam Lezat di Indonesia, Bisa Untuk Menemani Lebaran Anda

Ini Niat Untuk Zakat Fitrah Untuk Keluarga, Anak, Istri dan Orang yang Diwakilkan

Bukan Anaknya, Ternyata Inilah yang Akan Menerima Warisan dari Mama Rieta Ibu Nagita Slavina

Anda perlu waspada terhadap hidangan yang sering kali disajikan saat lebaran. Seringkali, makanan tersebut mengandung minyaksantan, dan gula yang dapat menimbulkan beberapa masalah kesehatan.

Sebaiknya, Anda mengontrol pola dan porsi makan. Jika tidak, berikut lima masalah yang bisa menimpamu saat atau usai Lebaran:

1. Serangan Jantung
Kolestrol tinggi dapat menimbulkan serangan jantung mendadak. Ini bisa menghambat pasokan darah ke arah jantung.

Serangan jantung sering kali disebabkan penggumpalan darah atau penumpukan lemak, kolesterol, dan unsur lainnya dalam tubuh.

Gejalanya dapat berupa sesak napas, lemas dan pusing, gelisah dan cemas, serta nyeri dada.

Untuk menghindari kondisi berbahaya ini, jauhi makanan berlemak, berminyak, mengandung gula, serta hilangkan kebiasaan merokok.

2. Kolestrol
Penyakit ini sering kali timbul saat Anda terlalu banyak mengonsumsi santan serta makanan berminyak.

Dilansir dari situs Halosehat, santan memiliki kandungan lemak trans dan asam lemak jenuh ketika dipanaskan apalagi dalam waktu lama. Kolestrol berlebih dalam tubuh dapat menyebabkan dampak negatif pada tubuh.

Bagi Anda yang memiliki kadar kolestrol tinggi, hindari makanan seperti opor ayam, soto betawi, sambal goreng ati, sayur labu dan lainnya.

Melakukan olahrga kecil-kecilan seperti senam atau jogging pun dianjurkan agar Anda terhindar dari kambuhnya masalah kesehatan ini.

3. Diare
Penyakit ini sering dijumpai saat lebaran, sebab makanan atau minuman yang Anda konsumsi terkontaminasi bakteri, virus atau parasit.

Gejala diare berupa kram perut, buang air besar dengan tinja yang encer, badan lemas, hingga demam.

Diare juga bisa menyebabkan kondisi serius ketika penderitanya mengalamk dehidrasi.

Untuk mencegahnya, Anda bisa mencuci tangan sebelum makan, memisahkan makanan yang mentah dengan yang matang, memasak dengan menggunakan bahan yang segar, dan tidak terlalu lama membiarkan makanan terpapar udara terbuka dan sinar matahari.

4. Maag
Penderita maag memang wajib berhati-hati untuk mengatur pola makannya. Terlebih, pola makan kita berubah saat menjalani puasa dalam 30 hari ke belakang.

Terkadang, penderita maag lupa tak bisa menahan untuj menyantap segala hidangan yang tersedia di meja makan, termasuk makanan yang pedas, panas, berminyak dan bersantan.

Menyicipi makanan tersebut boleh saja. Tapi ingat, Anda perlu mengatur porsi dan waktu makan Anda dengan baik.

Gejalan sakit maag bisa dirasakan melalui sakit atau nyeri perut, sering bersendawa, nyeri pada lambung dna ulu hati, sering bersendawa, mual hingga muntah.

5. Naiknya Kadar Gula Darah
Makanan dan minuman lain saat lebaran yang sangat menggoda, yaitu kue kering, bolu, manisan, hingga minuman berasa seperti kopi dan sirup.

Hati-hati, hidangan tersebut bisa menaikkan kadar gula darah Anda.

Selain itu kebiasaan, seperti merokok, bergadang, dan melewatkan sarapan ternyata juga bisa memperparah kondisi tersebut.

Untuk menghindari penyakit ini saat lebaran, perhatikan asupan makan. Anda boleh mengonsumsi makanan tersebut, tapi perhatikanlah porsinya. Usahakan juga untuk sarapan sebelum Anda salat ied dan berkeliling ke rumah tetangga untuk silaturahmi.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *