Seorang Driver Ojek Online Dianiyaya Oleh Karyawan Geprek Bensu Cabang Bandar Lampung

oleh

Iniberita.newsDikabarkan bahwa seorang driver ojek online dianiyaya oleh salah satu karyawan dari Geprek Bensu Cabang Bandar Lampung, peristiwa penganiayaan itu dikabarkan dipicu hanya karena saling tatap mata antara driver ojol dengan salah satu karyawan Geprek Bensu cabang Bandar Lampung.

Karena hal itu Seorang driver ojek online, Lutfiani (18) warga Jalan Danau Tauti, asal Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung. Harus dilarikan kerumah sakit pada Jumat (10/8) malam dan masuk IGD RSUD Abdul Moeloek.

Peristiewa tersebut diceritakan oleh Lutfi bermula saat dirinya menerima orderan di Geprek Bensu, pada Jumat sore. Ketika, menunggu orderan, terjadi saling tatap mata antar Lutfi dengan pegawai Geprek Bensu Teuku Umar (Koga), yang bernama Alvin menurut Lutfi.

Baca juga:

Hadiri Premiere Film ‘Mile 22’ di Los Angeles, Iko Uwais Mendapat Sambutan Hangat Dari Para Fans

Dikabarkan Bolos Syuting Karma Untuk Operasi Plastik, Roy Kiyoshi dan Robby Purba DIkabarkan Berseteru

Jadwal Pertandingan Liga Inggris Malam Ini

Mengejutkan, Orang Terkaya di Indonesia Nomor 1 Ternyata Mengikuti Asian Games dan Jadi Atlet Tertua

“Dia melotot, terus marah, lah saya bingung, saya tanya kenapa, terus saya ditunju di bagian mata,” ujarnya.

kendati ditinju oleh Alvin di bagian mata kiri, Lutfi tetap menanyakan orderan konsumen. Setelah itu dia kembali datang, dengan maksud untuk menanyakan alasan Alvin mendaratkan bogem mentah. Namun ketika tiba di lokasi, baku pukul pun terjadi.

“Lah saya, malah dilempar kalkulator, terus kami berantem, udahnya saya pulang ngelapor ke bapak,” katanya.

Pukul 19.30 bersama ayahnya Ardiansyah (41), Lutfi, datang ke warung tersebut dengan maksud untuk mencari jalan tengah atas persoalan yang ada. Sayang, sesampainya di Geprek Bensu, bukannya disambut damai, malah disambut dengan permusuhan. Alvin, kata Lutfi, sudah menunggu ditemani beberapa orang berperawakan besar.

“Saya datang ke rumah makan Geprek Bensu bersama bapak, niatnya mau damai. Tapi bukannya berdamai malah berantem lagi, terus saya kelantai dua. Tapi diatas ternyata sudah ramai saya dan bapak saya dipukuli. Ada sekitar tujuh orang berbadan besar yang memukul saya dan bapak saya,”ungkapnya.

Orang berperawakan besar itu mengakunya polisi. Ayah Lutfi juga ditarik ke lantai dua dan mengalami penganiayaan.

“Jadi 4 orang badannya gede, terus dibelakangnya ada Alvin, bapak saya digebukin, mau di seret ke lantai II, saya ngebantu bapak saya,” katanya.

Menurut Lutfi, ayahnya mengalami luka di bahu kanan, hingga sulit digerakkan. Sedangkan dirinya, mengalami luka di pelipis mata, lengan kanan dan bagian lainnya.

Dikabarkan bahwa setelah kejadian itu ratusan driver ojek online menyerbu rumah makan Geprek Bensu cabang Lampung yang berada di jalan Teuku Umar, Kedaton, Bandar Lampung pada jumat malam.

Kasus ini ditangani Polresta Bandar Lampung dan sekarang Polisi tengah melakukan perburuan terhadap Alvin karyawan rumah makan Geprek Bensu dan kawan-kawan yang merupakan tersangka penganiyayaan Lutfi seorang ojek online.

“Perwakilan driver gojek sudah membuat laporan ke Polresta Bandar Lampung. Sekarang, tim sedang memburu Alfin dkk atas dugaan penganiayaan kepada driver gojek bernama Lutfi,” kata Kapolsek Kedaton, Kompol Anung kepada Kupastuntas.co, Jumat (10/8) pukul 23.20 WIB.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *