Senyum Setya Novanto Saat Akan Jalani Pemeriksaan MKD DPR di KPK

oleh

IniBerita.News – Ketua DPR, Setya Novanto tiba di KPK, Kamis (30/11/2017) pagi untuk menjalani pemeriksaan dari Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR atas dugaan pelanggaran kode etik.

Terkait pemeriksaanya, Setya Novanto yang juga tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP ini tidak berkomentar.

Dia memilih senyum simpul ketika ditanya perihal kesiapan dirinya diperiksa MKD.

Baca Juga : Fakta Setya Novanto dalam Bisnis KTP dan SIM

Termasuk ketika ditanya perihal kondisi kesehatan, Setya Novanto juga hanya tersenyum lalu masuk ke lobi KPK.

Diketahui selain harus menjalani pemeriksaan oleh MKD, hari ini juga digelar sidang praperadilan jilid II yang kembali dilayangkan pihak Setya Novanto melawan KPK di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

‎Sementara itu, rombongan dari Majelis Kehormatan Dewan (MKD) DPR yang diketuai Sufmi Dasco telah tiba di KPK.

Pantauan Tribunnews.com rombongan ini datang menggunakan dua mobil terpisah dikawal satu motor patwal.

Baca Juga : Miryam S Haryani: Jangankan Vonis 5 Tahun, Jadi Tersangka Saja Saya Keberatan

Mereka yakni‎ Maman Imanulhaq yang juga Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB, Sufmi Dasco,Sarifuddin dan lainnya.

Tiba di KPK, mereka tidak memberikan keterangan kepada awak media melainkan langsung masuk ke lobi KPK menuju ke bagian receptionis.

Sementara itu di ruang tunggu KPK, sudah hadir kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi yang sedari pagi menunggu kehadiran MKD untuk memeriksa kliennya.

Sebelumnya, Juru Bicara KPK, Febri Diansyah juga mengamini pagi ini KPK akan memfasilitasi pemeriksaan MKD terhadap Setya Novanto, tersangka kasus korupsi e-KTP.

Pemeriksaan ini sebelumnya diawali dengan surat dari dikirimkan MKD ke KPK.

Baca Juga : Jokowi Tak Mau Bantu Setya Novanto

“Setelah menerima surat tertanggal 27 November 2017 dari MKD, hari ini pukul 10.00 WIB, KPK akan memfasilitasi MKD untuk melakukan pemeriksaan pada SN,” ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

Terkait surat dari MKD, Febri menjelaskan surat tersebut perihal permintaan izin berkunjung yang pada pokoknya, ditulis MKD akan memeriksa Setya Novanto ‎karena adanya laporan.

Disebutkan juga, MKD berwenang memanggil pihak terkait dan bekerja sama dengan lembaga negara lain.

Baca Juga : Jokowi Kembali Tegaskan Setya Novanto Ikuti Proses Hukum

“Oleh karena SN sedang dalam proses penahanan KPK maka MKD meminta agar dapat menemui yang bersangkutan dalam rangka verifikasi dan penyelidikan,” kata Febri.

Diketahui setidaknya ada dua laporan yang masuk ke MKD.

Laporan terkait dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Setya Novanto.

Terakhir, laporan datang dari Himpunan Mahasiswa Pancasarjana Indonesia (HMPI) pada Kamis (23/11/2017) silam.

HMPI melaporkan Setya Novanto yang diduga melanggar kode etik dan undang-Undang Nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (MD3) karena menjadi tersangka korupsi e-KTP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *