Seniman Madihin Asal Banjarmasin, John Tralala Meninggal Dunia Karena Sakit

oleh

Iniberita.newsBerita duka kembali menimpa tanah air, berita duka datang dari dunia seni tanah air. John Tralala, seniman madihin dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan dikabarkan meninggal dunia, Selasa (26/6/2018) pagi dikarenakan sakit jantung.

Kabar itu disampaikan putrinya, Yuwanda Yusnita Tralala melalui Insta Storynya, @yuandatralala.

“Innalillahiwainnailaihirojiun semoga bapa di tempatkan Allah di surga paling indah (emoji menangis),” tulisnya.

Kabar itu juga beredar di grup Facebook News Habar Banua Kalimantan, diposting oleh pengguna Facebook bernama Fachry Stiven.

Baca juga:

Ikan Monster atau Ikan Arapaima GIgas Raksasa di Sungai Brantas Tertangkap dan Langsung Menghebohkan Warga

Beredar Video Curhatan Seorang Wanita yang Mengaku Ibu Barbie Kumalasari

Berstatus Siaga, Kilas Balik Terbentuknya Anak Gunung Krakatau

Dikabarkan Adu Domba Megawati dengan Jokowi Terkait Pilgub Jatim, PDI-P Minta Ketum Golkar Tak Lakukan Itu

“Innalillahhiwainnailaihirojiun.. telah berpulang ke rahmatullah Bp. H. Yusran Effendi (Jhon Tralala). Mohon Doa Jenazah di Kompleks Banyu Anyar samping Istana Motor,” katanya.

Kabar pria bernama asli H Yusran Efendi ini meninggal dunia bukan kali ini saja.

Sebelumnya, pada 2015 dia pernah juga dikabarkan meninggal dunia namun ternyata tidak benar.

Netizen Banua kala itu dibuat heboh oleh kabar duka meninggalnya seniman legendaris banua, John Tralala.

Kabar meninggalnya seniman madihin asli Kalsel ini pertama kali muncul di beranda umpan Blackberry Masanger (BBM) dan langsung menyebar luas, Minggu (8/11/2015) siang.

Kepada Banjarmasinpost.co.id, John Tralala membantah kabar tersebut.

Dia menyebutkan dalam keadaan sehat wal afiat.

“Alhamdulillah tidak benar. Saya saat ini sehat dan sedang berada di rumah di Banjarmasin,” katanya.

Dia sendiri sudah mendengar kabar tersebut,

“Mohon diklarifikasi, berita itu tidak benar. Saya sehat, mohon doanya saja,” kata pria yang dikenal suka membanyol ini.

Jika dulu kabarnya hoax, maka kali ini benar.

Menurut putranya, Hendra, almarhum akan dikuburkan di alkah keluarga di Pasar Arba, Pemangkih, Rabu (27/6/2018).

Sebelumnya, John Tralala dikabarkan sakit dan dirawat di RS Bhayangkara Banjarmasin dan akhirnya meninggal dunia.

John Tralala selama ini dikenal sebagai seniman madihin, yaitu seni pantun tutur Banjar.

Gayanya yang kocak menjadi ciri khasnya.

Sementara sebelumnya madihin lebih identik dengan pantun serius yang kurang diminati anak muda.

Dia kemudian menjadikan madihin bergaya kocak sehingga diminati banyak kalangan.

Kiprahnya sebagai seniman madihin tak hanya di Kalimantan Selatan, namun hingga ke luar Kalsel.

Beberapa tahun lalu, dia pernah tampil di Istana Negara di hadapan mantan Presiden Soeharto dan akhirnya dia dibiayai berangkat haji oleh Pak Harto.

Tak hanya sebagai seniman madihin, John Tralala juga dikenal sebagai budayawan, MC dan pelawak.

Dia dilahirkan pada 13 Juni 1959 di Lampihong, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan dan meninggal dunia di usia 59 tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *