Sempat Diolok Negara Lain, 4 Penemuan Besar Tiongkok Ini Dipuji-puji

oleh

Sempat Diolok Negara Lain, 4 Penemuan Besar Tiongkok Ini Dipuji-puji

IniBerita.News – Dewasa ini, Tiongkok merupakan salah satu negara yang begitu giat mengembangkan berbagai macam inovasi dalam bidang teknologi. Jika dibandingkan dengan negara lain, Tiongkok paling banyak berkontribusi dalam hal ini. Tak sampai disitu, inovasi teknologi yang dihasilkan Tiongkok juga telah diakui hampir di seluruh dunia. Sejumlah inovasi membuat kehidupan sehari-hari menjadi lebih mudah.

Padahal, dulu Tiongkok kerap diolok-olok oleh negara-negara lainya. Sebab kala itu, Tiongkok tidak dapat menghasilkan inovasi selain empat hal besar penemuannya yang dibanggakan, yaitu kompas, kertas, percetakan, dan bubuk mesiu.

Namun, lihat kini, sejumlah perangkat elektronik yang kita gunakan rata-rata merupakan produksi Tiongkok. Lihat saja hampir setiap barang bertuliskan ‘Made in China’. Tak tanggung-tanggung, ponsel sekelas Apple pun sepenuhnya dibuat di Cina!

Kini, ada 4 inovasi teknologi atau ‘penemuan besar’ yang tengah dibanggakan Tiongkok. Berikut rangkumannya, dilansir dari Wifi.com pada Selasa (2/1/2018). Yuk, simak!

  1. WiFi

Sejak 2013, Tiongkok meluncurkan layanan internet gratis yang diberi nama WiFi Master Key. Ini adalah terobosan besar dunia terkait layanan akses internet gratis, sehingga menjadikan siapa saja lebih mudah dan nyaman untuk mengakses internet. Hingga kini, sudah ada sekitar 900 juta pengguna layanan ini di seluruh penjuru dunia. Atas pencapaian ini, WiFi Master Key menjadi layanan WiFi gratis peer-to-peer terbesar di dunia. Berbagai perusahaan teknologi mengikuti jejaknya dengan menyediakan layanan WiFi sejenis. Pada 2017, Facebook mulai menambahan fitur ‘Find WiFi’ yang serupa dengan WiFi Master Key, untuk membantu siapa saja menemukan hotspot terdekat. Bahkan, perusahaan sekelas Google juga memperkenalkan jaringan nirkabel murah bernama ‘Project WiFi’.

  1. WeChat

Sejak diluncurkannya pada 2011, WeChat memiliki hampir 1 miliar pengguna aktif. WeChat mulanya menjadi jaringan ossial pertama di dunia yang mneyediakan ekosistem mandiri, sehingga industri media di Tiongkok menjadi lebih kuat dan objektif. Bahkan, kehadiran WeChat mampu menggeser posisi media konvensional di Tiongkok sejak kehadirannya. Pada intinya, semua orang dapat menjadi jurnalis. Mereka dapat berbagi pendapat maupun pengetahuannya dengan khalayak ramai melalui publikasi daring. WeChat juga akan membayar penggunanya yang rajin berbagi konten original. Per Januari 2018, warga Tiongkok atau orang asing yang berdomisili disana dapat menggunakan WeChat sebagai alat identitas atau KTP digital. Mereka bisa menggunakan WeChat untuk aktivitas apapun yang membutuhkan otentifikasi identitas.

  1. Alipay

Alibaba kini telah dijuluki sebgaai salah satu raksasa teknologi asal Tiongkok oleh Investor Amerika Serikat. Alibaba sukses mengembangkan dan memodifikasi teknologi Barat. Di mana, Alibaba Taobao meniru Amazon, Alipay meniru Paypal, dan Alibaba Cloud meniru layanan komputasi awan Amazon. Serupa Paypal, Alipay adalah sebuah platform pembayar cashless yang mana kehadirannya mampu meningkatkan pasar pembayaran mobile hampir 50 kali lipat lebih besar dari pasar AS pada 2016!

  1. Mobike

Sama halnya dengan Indonesia, Tiongkok tengah diramaikan oleh berbagai perusahaan startup yang menyewakan berbagai layanan berbasis aplikasi, salah satunya Mobike yang menyediakan sepeda tanpa gembok. Pemerintah di seluruh dunia begitu antusias menyambut teknologi ini. Cara menyewa sepeda sangat sederhana. Semua pengguna wajib melakukan pembayaran sewa terlebih dahulu melalui ponsel (harus menggunakan nomor ponsel lokal). Setelah membayar, pengguna mendapatkan barcode untuk membuka kunci. Alat pengunci ditepatkan di bagian roda bekalang, di bawah sadel. Pembayaran hanya bisa dilakukan menggunakan WeChat atau Alipay.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *