Remaja Thailand yang terjebak di Goa di Undang BOS FIFA Saksisakan Laga Final Piala Dunia 2018

oleh

Iniberita.news – Beberapa waktu lalau terdengar kabar bahwa ada beberapa remaja sepak bola thailand beserta sang pelatih terperangkap di goa dan hingga kini masih belum bisa dikeluarkan. Upaya untuk mengeluarkan remaja yang terperangkap di goa juga masih dilakukan oleh tim penyelemat.

Mendengar insiden tersebut, presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan bahwa dia mengundang 12 remaja yang masih terperangkap di Gua Tham Luang, Thailand, untuk menonton pertandingan final Piala Dunia di Rusia pada 15 Juli mendatang.

Infantino mengatakan undangan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap belasan remaja tersebut yang merupakan pemain sepakbola tim lokal Wild Boars.

Baca juga:

Gempa Hari Ini Terjadi di Lebak, Beberapa Rumah Alami Kerusakan

Mario Gomez Sudah Siapkan Taktik Jelang Laga Persib Bandung Vs PSIS Semarang

Nonton Bola Piala Dunia 2018 Jangan Sambil Ngemil Karena Beresiko Ini

Piala AFF U19 Championship 2018 – Philiphina U-19 vs Thailand U-19 Berakhir dengan Skor 5-0

 

Ia berharap seluruh pemuda bersama pelatih mereka bisa diselamatkan tepat waktu sebelum laga final turnamen sepakbola empat tahunan itu berlangsung.

“Sesuai dengan harapan kita semua, jika mereka dapat bersatu kembali dengan keluarga dalam beberapa waktu ke depan dan kesehatan mereka memungkinkan untuk melakukan perjalanan, FIFA dengan senang hati mengundang mereka hadir di final Piala Dunia sebagai tamu kami,” kata Infantino melalui sebuah surat kepada Kepala Asosiasi Sepakbola Thailand, Sabtu (7/7).

“Saya dengan tulus berharap bahwa mereka bisa bergabung dengan kami menyaksikan laga final, yang tidak diragukan lagi akan menjadi sebuah perayaan yang sangat indah.”

Dikutip AFP, 12 remaja itu berusia antara 11-16 tahun. Bersama seorang pelatih, para pemuda itu sejak 23 Juni lalu terjebak di dalam gua dengan kedalaman sekitar 600 meter di bawah permukaan tanah. Walau telah mengerahkan 100 alat bor, tim penyelamat belum juga mampu menembus ke dalam gua. Rata-rata bor hanya mampu menembus kedalaman 400 meter saja.

Sementara itu, tim penyelamat diburu waktu untuk melakukan evakuasi lantaran kadar oksigen di dalam gua semakin menipis setelah terjadi runtuhan. Musim hujan yang bakal datang juga dikhawatirkan bakal membuat banjir di dalam gua lebih tinggi.

Tak hanya warga Thailand, insiden ini ikut menyulut perhatian global terutama di dunia sepak bola. Sejumlah pesebakbola dunia ikut mengungkapkan keprihatinan terkait peristiwa ini.

“Saya berdiskusi soal tragedi ini dengan beberapa pemain lainnya,” kata bek timnas Inggris John Stones. “Sangat menyedihkan melihat keberadaan mereka dan kami berharap semua orang bisa keluar dengan selamat.”

Timnas Jepang juga ikut mengangkat tragedi ini dalam akun Twitter-nya. Skuat Samurai Biru itu mengunggah sebuah video berisikan dukungan kepada para korban yang terjebak untuk tetap semangat dan bertahan menunggu evakuasi.

Pemain bola legendaris asal Brasil, Ronaldo, menganggap penderitaan yang dialami para remaja itu “sangat mengerikan”. “Dunia sepakbola berharap ada seseorang yang bisa mencari cara mengeluarkan anak-anak tersebut dari gua,” kata Ronaldo kepada CNN.

Manajer Liverpool Jurgen Klopp turut mendorong para korban untuk “tetap kuat”. Dia juga mengatakan semua orang mendoakan keselamatan mereka.

“Kami mengikuti perkembangan dan berharap setiap detiknya bahwa kalian semua bisa melihat matahari lagi. Kami semua optimistis bahwa itu akan terjadi, semoga bisa terjadi segera dalam hitungan menit, jam, dan dalam beberapa hari ke depan,” papar Klopp melalui sebuah pesan video.

Federasi Sepak Bola Kroasia tak ketinggalan menyampaikan keprihatinan atas insiden ini dengan menyatakan kekaguman atas ketenangan dan semangat bertahan para pemuda tersebut selama terjebak di dalam gua.

“Kami kagum atas keberanian dan kekuatan anak-anak serta pelatih mereka tunjukkan di tengah keadaan yang mengerikan seperti itu.”

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *