Presiden Soekarno Pernah Relakan Kesempatan Indonesia Tampil di Piala Dunia Karena Tolak Bertanding dengan Israel

oleh

Iniberita.news – Argentina sebelumnya dijadwalkan akan menjalani laga persahabatan terakhir melawan Israel pada hari Sabtu (09/06/18), Namun beberapa protes yang dilayangkan beberapa hari menjelang laga yang diadakan di kota Yerusalem tepatnya di Malha sebuah lokasi bekas desa yang hancur akibat perang kependudukan Israel tersebut harus dibatalkan..

Ternyata pembatalan laga melawan Israel ini tidak hanya dilakukan oleh Argentina, Indonesia juga pernah menolak bertanding melawan Israel pada saat kepemimpinan Presiden Soekarno. Karena penolakan tersebut, Indonesia harus merelakan kesempatan untuk bisa berpartisipasi di Piala Dunia 1958.

Baca juga:

Desainer yang Tengah Naik Daun, Kate Spade Dikabarkan Meninggal Dunia

Pertamina Prediksi Melonjaknya Kebutuhan Bahan Bakar di Riau dan Berusaha Untuk Mengantisipasi

Menanggapi Kasus Via Vallen, Korban Pelecehan Skesual Lain Harus Memberanikan Diri Bersuara

Mendeteksi Obesitas Lebih Dini Melalui Cek Urin

Penolakan tersebut bentuk solidaritas Indonesia atas palestina. Dalam sebuah pidatonya, Presiden Soekarno secera terang-terangan membela Palestina.

“Selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel.”

Oleh sebab itu, Soekarno memerintahkan agar Timnas Indonesia tak jadi bertanding melawan Israel di babak Kualifikasi Piala Dunia 1958. Karena hal itu dianggap sama saja mengakui Israel.

Indonesia akhirnya mengundurkan diri dari babak kualifikasi Piala Dunia 1958. Padahal, Indonesia berpeluang lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya setelah merdeka.

Timnas Indonesia saat itu menang dengan skor 2-0 atas China di leg pertama. Sedangkan di leg kedua Indonesia kalah 4-3. Indonesia berhak lolos ke babak berikutnya dan bertemu Israel yang saat itu menjadi jawara di Kualifikasi Zona Asia Barat.

Namun karena Indonesia menolak bertanding melawan Israel, maka tiket ke Piala Dunia 1958 Swedia harus melayang.

Tak hanya menolak melawan Israel di Kualifikasi Piala Dunia 1958, Presiden Soekarno saat itu juga melarang Israel mengikuti Asiang Games 1962 di Jakarta.

Indonesia menolak karena tidak punya hubungan diplomatik dengan Israel dan Indonesia menolak memberikan visa kepada para atlet dan ofisial Israel.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *