Polda Riau Diserang, Pelaku Dikabarkan Ada Hugungannya Dengan Isis

oleh

Iniberita.news – Beberapa waktu lalu dikabarkan bahwa terjadi penyerangan di Polda Riau, pada serangan itu dikabarkan bahwa dua polisi terluka dan satu lainnya meninggal dunia akibat serangan sejumlah orang di Mapolda Riau, Rabu (16/05). Sejumlah orang yang melakukan penyerangan tersebut dikabarkan berkaitan dengan ISIS. Hal tersebut disampaikan oleh  juru bicara Polri, Irjen Setyo Wasisto.

“Mereka berbaiat kepada Abu Bakar al-Baghdadi, ISIS Suriah,” ujarnya kepada wartawan.

Sebelum menyerang Mapolda Riau, kata Setyo, mereka sebenarnya sudah datang ke Mako Brimob di Depok, Jawa Barat, untuk melancarkan serangan lanjutan.

“Namun, karena Mako Brimob sudah kondusif, mereka pulang. Dua pulang ke Sumtaera Selatan, sudah ditangkap. Yang empat ke Pekanbaru melakukan penyerangan,” paparnya.

“Seorang anggota polisi terluka di ibu jari tangan kanan dan seorang lainnya luka di bagian belakang kepala,” ujar Kabid Humas Polda Riau, AKBP Sunarto dalam jumpa pers.

Di samping dua korban cedera, ada pula seorang polisi yang meninggal dunia.

Baca juga:

Beberapa Kata-kata Menyambut Bulan Ramadhan Viat WhatsApp, Bagus-bagus Lho

Bulan Puasa Akan Tiba, Ini Bebeapa Saran Menu Sahur Pertama Kita

 M Choir Berhasil Ditangkap Densus 88 di Tanggerang

Mengkonsumsi Dua Butir Telur Setiap Hari, hal Luar Biasa Ini Akan Kamu Dapatkan

Dalam insiden itu, AKBP Sunarto menyebut empat orang ditembak hingga tewas. Dia juga mengatakan seorang lainnya melarikan diri dan belakangan ditangkap personel Polresta Pekanbaru.

Kejadian bermula ketika mobil Avanza putih nopol BM 1192 RQ mencoba menerobos Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Riau pada pukul 09.00 WIB.

“Namun, karena terhalang pagar, dia menabrak pagar dan masuk halaman Mapolda,” kata AKBP Sunarto.

Dari dalam mobil, keluar empat orang mengenakan topeng yang langsung berlari mengejar polisi sambil membawa senjata tajam jenis katana. Akibatnya dua polisi mengalami luka-luka.

Selain itu, dua wartawan yang hendak meliput di Mapolda Riau ikut terluka karena tersenggol kendaraan penyerang.

Mereka adalah Rian dari TV One dan Madi juru kamera MNC. Mereka dilarikan ke RS Bhayangkara, menurut saksi mata, Doddy Vladimir seorang fotografer Tribun Pekanbaru yang berada di lokasi saat kejadian.

Segera setelah penyerangan dilakukan, berdasarkan pemantauan wartawan di Pekanbaru, Deddy Sutisna, supir kendaraan berusaha membawa mobil keluar dari Mapolda. Mobil itu kemudian menabrak seorang polisi yang berusaha menahan lajunya.

“Anggota kita meninggal ditabrak,” kata AKBP Sunarto.

Supir tersebut sempat melarikan diri namun kemudian ditangkap polisi. AKBP Sunarto mengaku pihaknya belum mengetahui identitas para penyerang dan afiliasi mereka.

Kepolisian juga menemukan rangkaian kabel di dalam mobil Avanza yang ditumpangi para penyerang. Namun belum bisa dipastikan apakah benda itu mengandung bahan peledak. Saat ini kepolisian masih melakukan penyelidikan,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *