Peraih Medali Emas Kejuaraan Dunia U-20 Lari 100 Meter Lalu Muhammad Zohri, Buat Indonesia Bangga

oleh

Iniberita.newsIndonesia sangat bangga atas prestasi yang ditorehkan oleh salah satu atlet mudanya. Lalu Muhammad Zohri seorang atlet muda Indonesia berhasil meraih medali emas pada kejuaraan dunia U-20.

Lalu Muhammad Zohri behasil meraih medali emas di lari 100 meter di Kejuaraan Dunia Atletlik U-20 (di bawah usia 20 tahun) di Finlandia, Rabu (11/07).

Dalam nomor lari 100 meter, Zohri mengalahkan dua pelari asal Amerika Serikat, Anthony Schwartz dan Eric Harrison, dengan mencatatkan waktu 10,18 detik. Adapun kedua pesaingnya itu mencatat waktu 10,22 detik.

“Sangat sangat bangga terhadap apa yang saya dapatkan hari ini. Ini luar biasa,” kata Zohri, usai berlaga, seperti dikutip situs resmi Federasi Atletik Dunia IAAF.

Dalam beberapa dekade terakhir, Indonesia tak punya catatan menelurkan atlet andal di nomor ini.

Baca juga:

Bikin Heboh, Foto Seksi Seorang Wanita yang Diduga Presiden Kroasia

Pengakuan Mengejutkan Dari Mantan Pengikut Harun Yahya, Pelecehan Hingga Perkosaan

Setelah Melalui Negosiasi yang Panjang, Indonesia Berhasil Kuasa Mayoritas Saham Freeport yaitu Sebesar 51%

Gunung Anak Krakatau Alami Peningkatan Aktivitas dan Kembali Meletus, Kali ini Sebanyak 56 Kali

Tak mengherankan jika keberhasilan Zohri merebut emas lari 100 meter dianggap mengejutkan, apalagi dengan mengalahkan atlet muda AS.

Apa rencananya ke depan?

“Saya akan terus berlatih dan akan mempersiapkan diri untuk Asian Games bulan depan,” ujar asal Nusa Tenggara Barat (NTB) itu.

Pencapaian Zohri ini dilaporkan merupakan sejarah baru dalam dunia atletik Indonesia, kata seorang pejabat Indonesia.

“Ini sejarah baru bagi Indonesia sekaligus pertama kali atlet Indonesia meraih emas di Kejuaraan Dunia Atletik U-20,” ujar Menteri koordinator bidang pembangunan manusia dan kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, dalam siaran pers, Kamis (12/07).

Sebelumnya, Indonesia mencatatkan prestasi terbaik di nomor lari 100 meter pada kejuaraan yang sama di tahun 1986.

Ketika itu, atlet Indonesia berhasil mencapai finis kedelapan di babak penyisihan.

Terhadap prestasi Zohri ini, Puan Maharani mengharapkan prestasi yang diraih Zohri makin memicu semangat para atlet cabang olahraga atletik untuk mencapai prestasi terbaik di Asian Games 2018.

“Harapannya, selain sukses infrastruktur, Indonesia bisa mencapai sukses prestasi,” ungkap Puan.

Pelari asal NTB ini (Lalu Muhammad Zohri) mengaku sangat bahagia dengan rekor yang di raih pada kejuaraan ini dan sukses memecahkan rekor nasional junior. Pasalnya, hasil ini memberikannya pengalaman berharga dalam karir berlarinya. Terlebih bulan depan dirinya akan tampil di Asian Games.

Lebih lanjut pria kelahiran 1 Juli 2000 ini menyatakan siap untuk bertanding di Asian Games bulan depan.

“Sekarang, saya akan mempersiapkan diri untuk Asian Games,” katanya.