Pengorbanan Dibalik Ibu-ibu di Iklan Ramayana yang Tengah Viral

oleh

Iniberita.news – Beberapa waktu lalu iklan Ramayana tengah viral di dunia maya, Iklan Ramayana yang tengah viral itu adalah iklan Ramayana dengan versi kasidah. Iklan tersebut viral hingga menjadi trending di YouTube. Dibalik iklan Ramayana versi Kasidah itu ternyata ada perjuangan yang cukup besar dari ibu-ibu kasidah ini.

Sang sutradara Dimas Djay mengungkap bahwa kelompok kasidah Nurul Syifa yang tampil dalam iklan itu rela meninggalkan sebuah lomba demi shooting bersamanya.

“Mereka sampai merelakan tidak ikut lomba, padahal mereka udah masuk fase ke berapa gitu, untuk shooting iklan ini,” kata Dimas kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Jumat (18/5/2018).

Baca juga:

Ungkapan Menyayat Hati Kakak Ipar Almarhum Adara Taista Menantu Hatta Rajasa

Ketua Umum DPP Pengusaha Muda Indonesia, Sam Aliano Calonkan Diri Jadi Presiden dan Jadi Donald Trump Indonesia

Parma Akhirnya Kembali Ke Komnpetisi Teratas Liga Italia

Kertas yang Biasa Digunakan Untuk Membungkus Makanan Ini Ternyata Berbahaya Bagi Tubuh

Menurut sutradara film Tusuk Jelangkung, pengorbanan mereka sebanding dengan hasilnya. Kini, iklan Ramayan versi kasidah itu menjadi perbincangan di media sosial.

Iklan itu juga telah ditonton dua juta kali dan menempati posisi ke-27 video trending di YouTube. Tak cuma itu, gambar-gambar lucu atau meme-nya pun mulai beredar.

“Jadi saya pikir worth it banget. Karena mereka (ibu-ibu kelompok kasidah), jadi (iklannya) bisa begitu,” ucap Dimas.

Ia memilih kelompok kasidah dari Pancoran, Jakarta Selatan, itu karena ibu-ibunya lucu dan tak jaim alias jaga image.

Bagaimana tidak, mereka mau-mau saja ditempatkan di atas angkot, di dalam keranjang pakaian, hingga muncul dari dalam magic jar.

“Saya cuma dapat dua casting-an, tapi satu lagi kurang asik. Ibu-ibu kasidah yang ini orang-orangnya memang bocor semua he-he-he,” kata Dimas.

“Terus mereka satu grup terus sebetulnya enggak bisa main alat musik itu. Enggak bisa main biola beneran. Sengaja aja (kasih mereka biola dam gitar), buat nyari perkara aja he-he-he, enggak ada yang bisa mereka main alat musik,” tambahnya seraya tertawa.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *