Nokia X6 Baru Dirilis dan 700.000 Unit nya Langsung Ludes Terjual Dipasaran

oleh

Iniberita.news – Nokia X6 yang baru saja dirilis beberapa hari lalu mendapat sambutan yang luar biasa di “Negeri Tirai Bambu”. Ratusan ribu unit Nokia X6 diklaim ludes hanya dalam waktu beberapa detik.

Menurut laporan HMD Global, ada sekitar 700.000 unit Nokia X6 yang disiapkan dalam penjualan perdana. Penjualan ini disebar di beberapa toko ritel di China dengan banderol harga 1,299 yuan (sekitar Rp 2,8 juta) untuk varian RAM 4 GB penyimpanan 32 GB.

Baca juga:

Setelah Tidak Masuk Skuad Belgia Untuk Piala Dunia 2018, Banyak yang Meminta Radja Nainggolan Balik ke Indonesia

Xiaomi Rilis Redmi S2 Hari Ini, Beginilah Spesifikasinya

Penuh Senyuman, Virgoun Menyaksikan Proses Istrinya, Inara yang Memutuskan Untuk Bercadar

Inilah Beberapa Gejalan Kanker Kulit Melanoma yang Renggut Nyawa Adara Taista

Varian RAM 4 GB penyimpanan 64 GB dijual dengan harga 1.449 yuan (sekitar Rp 3,3 juta), dan paling tinggi seharga 1,699 yuan (sekitar Rp 3,7 juta) untuk varian RAM 6 GB penyimpanan 64 GB.

Dikutip Iniberita.news dari Ubergizmo, Selasa (22/5/2018), menurut sejumlah pengunjung, harga Nokia X6 cukup rasional dengan spesifikasi yang didapat. Selain itu, desain ponsel Nokia X6 juga dinilai memikat dan terlihat premium.

Nokia X6 mengusung desain yang elegan, bahkan diklaim 95 persen berbalut material kaca di punggung dan logam di bingkai depan. Diagonal layarnya memanjang 5,8 inci dengan resolusi Full HD Plus (1080 x 2280 piksel). Layarnya sudah dilapisi pelindung Corning Gorilla Glass 3.

Rasio aspek bodinya 19:9 karena menyisakan ” notch” atau poni yang menjorok di bingkai atas layar. Dengan layar “berponi”, maka resmilah Nokia X6 menjadi lini pertama Nokia dengan tampilan masa kini.

Nokia X6 menggunakan chipset Snapdragon 636 yang dipadankan dengan kapasitas RAM 4 GB dan opsi penyimpanan internal 32 GB atau 64 GB. Ada juga varian dengan kapasitas RAM 6 GB dan penyimpanan internal 64 GB.

Untuk konektivitas, terdapat dua slot kartu yang bersifat hybrid sehingga pengguna harus memilih apakah ingin menambah kartu SIM atau MicroSD untuk memperluas media penyimpanan.

Baterainya berkapasitas 3.060 mAh dengan colokan USB-Type C untuk dihubungkan dengan Quick Charge 3.0. Ponsel ini sejatinya hadir secara eksklusif di China. Chief Product Officer HMD Global Juho Sarvikas mengatakan bahwa tak menutup kemungkinan perangkat teranyar ini akan dibawa ke pasar global.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *