Mutasi Genetik Paling Aneh di Dunia, Nomor 4 Ada di Indonesia!

oleh

Mutasi Genetik Paling Aneh di Dunia, Nomor 4 Ada di Indonesia!

IniBerita.News – Perubahan genetik serta kromoson pada tubuh manusia terbilang jarang ditemukan dalam dunia medis. Bahkan hingga kini masih belum diketahui pasti penyebab dari kelainan genetik ini. Dalam dunia kedokteran sendiri, setidaknya sudah pernah ditemukan sebanyak lima kasus mutasi gen pada tubuh manusia yang terbilang langka dan aneh. Salah satunya bahkan pernah ditemukan di Indonesia. Berikut ulasan lengkapnya

Mutasi Gen Tubuh Manusia yang Jarang Ditemukan

  • Pertama adan mesenterium, yakni organ tubuh baru yang ditemukan dalam anatomi manusia. Ahli kedokteran baru-baru ini menemukan mesenterium namun bukan tergolong dalam kelainan genetik. Pendapat ini juga masih diragukan. Hal ini ditemukan pertama kali oleh Calvin Coffey, ilmuwan asal Irlandia. Mesenterium disebutkannya sebagai membran berliku dalam usus manusia. Fungsinya adalah penghubung serta pengikat usus besar dan kecil manusia dalam dinding perut. Masuk atau tidaknya mesenterium dalam klasifikasi anatomi tubuh masih diperlukan penelitian lebih lanjut.

  • Kedua ada  Sirenomelia atau dikenal sebagai Sindrom Putri Duyung. Fenomena ini terbilang aneh dan juga menyeramkan. Kasusnya juga sangat langka di dunia. Kedua kaki bayi yang baru dilahirkan akan dempet persis seperti putri duyung. Kedua tulang kaki akan menyatu atau terlahir dengan hanya memiliki satu kaki saja. Bayi juga riskan mengalami kerusakan pada organ tubuh lainnya. Tidak jarang bayi yang mengalami Sirenomalia tidak akan berumur panjang akibat adanya komplikasi ginjal serta kandung kemih. Walau demikian, ada beberapa kasus bayi penderita sindrom ini yang dapat diselamatkan nyawanya serta bertahan hidup hingga dewasa. Proses operasi sendiri harus menunggu hingga bayi cukup usia.

  • Ketiga ada mutasi gen yang menyebabkan seseorang memiliki tulang ekstra keras serta tidak bisa dipatahkan.  Hal ini berbanding terbalik dengan osteporosis di mana kepadatan tulang menurun akibat usia dan membuat tulang keropos serta retak. Kasus ini terbilang sangat jarang ditemukan dan hanya terjadi beberapa saja di dunia.

  • Keempat adalah sindrom manusia kayu. Penyakit ini dinamakan Fibrodysplasia Ossificans Progressive atau FOP serta kasusnya baru ada sebanyak 708 di seluruh dunia, salah satunya adalah dari Indonesia. Beberapa saat lalu, media tanah air sempat digegerkan kasus manusia kayu Sulami dari Sragen di mana tubuhnya mengeras dan kaku seperti papan. Pengidap FOP memang akan memiliki otot, tendon serta ligamen yang mengeras sehingga dalaman tulang rusak. Jaringan syaraf juga akan turut mengeras seperti tulang.  Penderitanya takkan bisa menggerakkan seluruh anggota tubuh dan hanya bisa menggerakkan bibir serta mengedipkan kedua mata. Walau penyakit yang menimpa Sulami diidentifikasi sebagai Ankulosing Spondylitis dan termasuk dalam infeksi syaraf tulang belakang serta sendi tubuh, akan tetapi pendapat ini rupanya masih diragukan. Dokter serta spesialis syaraf masih melakukan penelitian guna menyelidiki lebih lanjut penyebab penyakit langka Sulami ini.

Terakhir ada Elektrodatil, Lobster Claw Syndrome. Dalam penyakit ini, jari-jari tangan serta kaki akan tampak seperti capit kepiting dan lobster. Penyebabnya adalah pembentukan gen yang tidak sempurna saat seorang bayi masih berada dalam perut ibunya. Proses perkembangan kromosom 7 akan mengalami kelainan, translokasi ataupun penghapusan. Saat teralhir, jari kaki serta tangan tidak akan lengkap namun hanya dua atau tiga jari saja. Penderitanya tidak sekedar mengalami kekurangan pada bagian tubuh, namun juga komplikasi syaraf seperti pertumbuhan tubuh yang kurang sempurna, penyakit hernia serta gangguan pendengaran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *