Mengejutkan, Orang Terkaya di Indonesia Nomor 1 Ternyata Mengikuti Asian Games dan Jadi Atlet Tertua

oleh

Iniberita.newsAsian Games 2018 akan segera dilangsungkan, Indonesia merupakan tuan rumah penyelenggara pentas olah raga terbesar di Asia ini. Opening Ceremony Asian Games 2018 ini sendiri akan dilangsungkan 7 hari lagi.

Meski belum dibuka secara resmi, beberapa pertandingan di Asian Games ini sudah mulai dilangsungkan. Salah satunya adalah sepak bola.

Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2018 ini juga sudah ditentukan. Ada atlet termuda dan tertua pada daftar atlet yang akan mewakili Indonesia di Asian Games nanti.

Pada jajaran atlet Indonesia ini ada sesuatu yang sangat menarik sekali, salah satu atlet tertua yang dikirim Indonesia ini ternyata adalah Michael Bambang Hartono, yang merupakan orang terkaya di Indonesia.

Baca juga:

Seorang Driver Ojek Online Dianiyaya Oleh Karyawan Geprek Bensu Cabang Bandar Lampung

Hadiri Premiere Film ‘Mile 22’ di Los Angeles, Iko Uwais Mendapat Sambutan Hangat Dari Para Fans

Dikabarkan Bolos Syuting Karma Untuk Operasi Plastik, Roy Kiyoshi dan Robby Purba DIkabarkan Berseteru

Jadwal Pertandingan Liga Inggris Malam Ini

Bambang merupakan salah satu pemilik Grup Djarum. Keterangan itu ada di situs resmi Asian Games 2018. Ia juga orang terkaya di Indonesia, menurut Forbes. Bambang Hartono bersama Budi Hartono, dikutip dari Forbes, mempunyai kekayaan 32,3 miliar dollar AS. Dengan kekayaan sendiri 16,7 miliar dollar AS, Bambang menjadi orang terkaya ke 75  dunia, versi majalah yang sama.

Bambang Hartono kini berusia 79 tahun. Ia bertanding di cabang olahraga Bridge. Bambang sudah lama menekuni olahraga ini. Ia berkali-kali bergabung dalam tim bridge Indonesia untuk kejuaraan internasional. Misalnya, tahun 2015, Bambang ikut tim yang menjuarai APBF Championship 2015.

Keterlibatan Bambang Hartono di olahraga ini mendapat pengakuan dari World Bridge Federation (WBF). Pada Mei 2017, mereka menganugerahkan WBF Gold Medal kepada dirinya. Penghargaan ini diberikan karena jasa Bambang  mengembangkan olahraga Bridge di Indonesia. Hingga usianya sudah lanjut, Bambang memang tetap setia bermain Bridge. Motivasinya ikut berlaga di Asian Games, pastinya itu bukan karena iming-iming hadiah uang. Atau uang makan atlet sehari Rp 1 juta dari Pemerintah.

Namun Bambang Hartono mengaku, sudah menjadi kewajibannya mengharumkan nama bangsa di ajang olahraga terbesar di Asia ini. Karena, dia menjadi salah satu tokoh yang mempopulerkan cabang olahraga Bridge di Indonesia.

Di ajang Asian Games nanti, Bambang Hartono akan bermain di kategori Super Mix. Targetnyapun cukup tinggi, emas. Dalam Asian Games 2018 setidaknya ada 6 kategori yang akan dipertandingkan.

“Sumbangsih Djarum ke negara itu ada dua, Bukutangkis dan Bridge. Jadi ini udah menjadi keharusan saya membela negara saya,” kata Bambang Hartono di kantornya, Sabtu (11/8/2018).

Di Asian Games, Bambang Hartono juga menjadi salah satu tokoh yang memperjuangkan Bridge menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan. Dan dikatakannya, upaya itu ternyata tidaklah mudah.

Dalam pengusulannya ke Komite Olimpiade Asia (OCA), awalnya Bridge dipandang bukan sebagai olahraga, namun dipandang sebagai judi. Dengan berbagai data dan kejuaraan yang sudah diadakan di dunia, Bambang Hartono mencoba terus meyakinkan OCA. Dan pada akhirnya cabang olahraga ini bisa dipertandingkan di Asian Games.

“Usaha saya sudah sejak 2-3 tahun lalu agar bridge bisa dipertandingkan di Asian Games, dan akhirnya berhasil. Saya punya mimpi berikutnya Bridge dipertandingan di Olimpiade. Ini sedang diperjuangkan meski berat,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *