Masih Ingat Perampok dan Pembunuh di Rumah Mewah Pulomas? Ini Vonis Mereka!

oleh

Masih Ingat Perampok dan Pembunuh di Rumah Mewah Pulomas? Ini Vonis Mereka!

Vonis mati ditetapkan oleh majelis hakim kepada terdakwa kasus perampokan sadis di Pulomas, Jakarta Timur. Pengadilan Negeri Jakarta Timur telah menjatuhkan hukuman mati untuk terdakwa atas nama Ridwan Sitorus alias Ius Pane dan Erwin Situmorang. PN Jakarta Timur juga memvonis satu terdakwa lain dalam kasus serupa atas nama Alvin Sinaga dengan hukuman seumur hidup. Kasus tindak kriminal perampokan yang disertai pembunuhan ini menetapkan 4 tersangka, 3 sudah diberikan vonis oleh PN Jakarta Timur dan satu tersangka lain yaitu Ramlan Butar Butar tewas saat penangkapan. Berikut adalah kronologi dari tindak kriminal yang dilakukan oleh 4 tersangka tersebut.

Kriminalitas dan Pembunuhan

Sebelumnya di daerah Pulogadung, Jakarta Timur tepatnya di perumahan mewah Pulomas telah terjadi perampokan sadis yang menimbulkan banyak korban. Rumah mewah milik Dodi Triono menjadi target dari aksi kriminal para perampok. Selain kerugian harta benda, tindakan kriminal ini juga menelan 11 korban. Terdapat korban tewas yakni pemilik rumah Dodi Triono (59), dan beberapa penghuni rumah lainnya yaitu Amel, Yanto, Tasrok (40). Dua korban tewas bahkan merupakan anak di bawah umur dengan inisial DGD (9) dan DAA (16). Sementara 5 korban lainnya selamat dengan kondisi kritis. Korban selamat diketahui ZKA (13), Fitriani (22), Santi (22), Windy (23), dan Emi (41).

Baca Juga : Bukan Sebatas Pembersih Gigi, 5 Kegunaan Sikat Gigi Ini akan Bantu Penampilanmu Lebih Kece

Perampokan rumah mewah yang menelan banyak korban tersebut sempat menggemparkan masyarakat setelah banyak media memberitakannya. Melalui rekaman CCTV dan bukti lain, polisi berhasil menangkap tersangka yang terdiri dari 4 orang. Kawanan perampok ini diketahui menyasar rumah-rumah mewah yang penjagaannya kurang. Kawanan ini kemudian beraksi setelah menemukan target dengan membagi tugas. Satu yang bertugas di luar rumah untuk mengawasi, dan yang lainnya masuk ke rumah dengan tugas mengumpulkan hasil rampokan dan beberapa lagi mengumpulkan penghuni rumah. Ternyata tersangka juga pernah berurusan dengan pihak kepolisian atas tindak pidana atau kriminal. 4 perampok ini dinyatakan sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kejadian yang sangat merugikan tersebut.

Baca Juga : Gila, Ingin Seperti Barbie Wajah 6 Orang Jadi Seperti Ini

Kriminalitas yang sempat menjadi sorotan banyak media ini terjadi dengan sangat tragis. Di dalam rekaman CCTV, para pelaku perampokan mengancam penghuni rumah dan mengumpulkan. Lebih sadisnya, pelaku mengurung korban dengan jumlah 11 orang di dalam kamar mandi sempit. Ukuran kamar mandi hanya 1,5 x 1,5 meter yang dikunci dari luar dan membiarkan korbannya terkurung tanpa ventilasi udara. Korban yang dikurung dengan ruangan yang sangat sempit pun kekurangan oksigen. Ruang sempit dan oksigen yang sangat minim mengakibatkan para korban pingsan dan meninggal. Tubuh para korban pun diketahui membiru karena turunnya oksigen yang ada di dalam tubuh.

Butuh waktu bagi pihak kepolisian untuk bisa menangkap para tersangka. 4 pelaku perampokan sadis ini pun ditangkap dengan lokasi yang berbeda-beda. Satu tersangka ditembak mati petugas karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap. Pelaku atas nama Ramlan Butar Butar pun meninggal. Sedangkan untuk 3 tersangka lainnya harus menjadi terdakwa dan menjalani sidang di PN Jakarta Timur.  Tersangka bernama Alfin Sinaga divonis majelis hakim dengan hukuman seumur hidup atas pelanggaran menurut pasal 338 KUHP. Dua terdakwa yakni Ridwan Sitorus dan Erwin Situmorang dijerat pasal 340 KUHP. Dua tersangka ini sudah terbukti melakukan tindak kriminal berupa pembunuhan berencana dan divonis mati oleh majelis hakim. Menurut majelis hakim, vonis tersebut adalah yang paling adil untuk menghukum tindakan para tersangka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *