Keluarga Cemara Hadir di Bioskop 2018! Ini Kabar Pemeran Serial Keluarga Cemara Sekarang

oleh

IniBerita.News – Keluarga Cemara Hadir di Bioskop 2018! Ini Kabar Pemeran Serial Keluarga Cemara Sekarang

Serial TV berjudul Keluarga Cemara pasti masih teringat dengan jelas untuk Anda pemirsa setia. Serial yang menemani waktu bersantai keluarga di era 1990 hingga 2000 awal ini akan diangkat dalam film layar lebar untuk mengobati nostalgia para penggemarnya. Rencananya, Film Keluarga Cemara akan tayang di bioskop pada 2018. Tak tanggung-tanggung, film besutan produser Anggia Kharisma ini menampilkan Agus Ringgo yang berperan sebagai Abah dan Nirina Zubir sebagai Emak. Kemampuan akting keduanya tentu tak perlu diragukan lagi. Lalu, bagaimana kabar para pemeran utama Keluarga Cemara kini?

Adi Kurdi yang memerankan tokoh Abah sebagai kepala keluarga yang gigih mengayomi keluarganya meskipun harus beralih profesi sebagai penarik becak karena mejadi korban penipuan, saat ini masih aktif sebagai aktor. Kini, Adi bermain di serial tv dengan judul ‘Kapan Kawin?’. Selain itu, Adi juga berperan sebagai salah satu tokoh dalam film lawas yang digarap ulang, ‘Bulan di Atas Kuburan’.

Baca Juga : Gempa 5,5 SR Mengguncang Sichuan, Warga Panik

Novia Kolopaking yang memerankan tokoh Emak atau istri dari Abah yang sangat mengerti dan selalu mendukung suaminya dalam keadaan apapun, kini disibukkan dengan kegiatan rohani. Seperti yang kita tahu, Novia Kolopaking kini menjadi istri Cak Nun, seorang kyai dan penceramah.

Ceria Hade yang berperan sebagai Teh Euis, anak sulung Abah dan Emak yang sangat menyayangi kedua adiknya, kini sudah menjadi ibu dari dua orang anak. Ceria juga disibukkan oleh pekerjaannya sebagai pegawai bank.

Cemara atau Ara dalam dunia asli dikabarkan sudah menjalin pernikahan dan memiliki pengalaman sebagai seorang marketing. Cemara dalam film memiliki semangat tinggi dan selalu antusias mengerjakan apapun.

Agil, anak terakhir di Keluarga Cemara yang sering jahil, kini sudah menjadi seorang ibu rumah tangga.

Tiga anak Abah dan Emak sangat mengerti keadaan keluarga mereka yang harus berjuang untuk memperbaiki ekonomi. Dalam serial tersebut diceritakan bahwa mereka ikut Emak berkeliling menjajakan opak untuk membantu Abah mencari nafkah. Dalam kesulitan keluarga tersebut, Abah tetap mengajarkan tentang arti kejujuran. Dalam sebuah episode dikisahkan bahwa Cemara mengambil barang milik tetangga mereka dan Abah menjadi marah karenanya. Nilai-nilai yang ditanamkan Abah dan Emak untuk tidak pernah menyerah dan terus mencari rejeki yang berkah membuat Cemara tumbuh menjadi gadis yang penuh semangat dan pintar.

Tak terasa mereka yang dulu masih anak-anak saat bermain di Keluarga Cemara, kini sudah tumbuh dewasa bahkan memiliki anak. Rasa rindu akan serial TV ini yang juga dirasakan oleh Anggia Kharisma. Ada banyak nilai-nilai yang bisa diambil dari tontonan keluarga ini, khususnya untuk diajarkan kepada anak-anak. Hal itu lah yang mendorong Anggi untuk menggarap film Keluarga Cemara, seperti yang disampaikannya pada jumpa pers 29 September 2017 di Kinosaurus, Kemang.

Lebih lanjut, dikatakan Anggi bahwa dia ingin menunjukkan melalui Film Keluarga Cemara bahwa kekuatan sebuah keluarga ada pada kebersamaan untuk menghadapi segala situasi, baik suka maupun duka. Nilai-nilai masa lalu yang ada pada serial TV ingin ditampilkan kembali ke keluarga masa kini.

Sedikit bocoran, meskipun film ini ber-genre drama, namun ada beberapa bagian yang dapat membuat penonton tertawa. Dalam film kali ini, Anggi akan menggandeng produser Gina S Noer dan Yandy Laurens sebagai sutradara.

Serial TV karya Arswendo Armowiloto ini akan digarap oleh Visinema Pictures untuk menjadi salah satu film keluarga tahun depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *