Karakter Afrika di Balik Kostum ‘Black Panther’

oleh

IniBerita.News – Black Panther yang akan tayang dua minggu lagi akan terasa berbeda dari film-film lain di Dunia Sinema Marvel. Ini pertama kalinya Marvel membuat film lepas untuk pahlawan super asal Wakanda, daerah fiktif di Afrika. Marvel pun ingin membuatnya unik.

Salah satunya lewat kostum.

“Saya ingin menampilkan estetika pada kostum mereka. Jadi kita tahu mereka berasal dari Afrika ketika melihatnya,” ujar desainer untuk kostum di film Black Panther, Ruth Carter.

Untuk itu, Carter pun sampai harus riset pakaian tradisional Afrika kuno. Ia juga mempelajari fesyen, pola dan warna dari beberapa negara Afrika sehingga khas mereka.

Kostum utamanya misalnya, yang dipakai Black Panther dan diperankan Chadwick Boseman. Carter membuatnya serba hitam dengan tekstur seperti tenun logam. Di jari tangannya ada cakar perak yang terbuat dari vibranium. Demikian pula motif perak di kepala dan kakinya.

Melihat sang Raja Wakanda, penonton langsung terkenang Afrika. Sebab Wakanda di film itu dikisahkan sebagai daerah yang kaya akan vibranium, logam terkuat di dunia. Pahlawan super lain dari dunia Marvel yang juga menggunakan vibranium adalah perisai Captain America.

Kostum yang dikenakan ibu Black Panther, Ramonda (diperankan Angela Bassett) merupakan gaun panjang berwarna abu-abu, lengkap dengan hiasan kepala dengan warna sama. Pada bagian bawahnya terdapat motif bergambar seperti anak tangga berwarna hitam.

Hiasan kepala yang dikenakan Ramonda yang juga merupakan Ratu Wakanda itu terinspirasi dari topi tradisional Zulu. Carter merekrut ahli dari Belgia yang punya teknologi cetak tiga dimensi untuk membuat topi yang fleksibel dan simetris.

“Saya merasa akan ada orang yang membuat hiasan cantik untuknya dan itu akan jadi hiasan yang paling menggambarkan pikiran maju di dunia, karena dia Sang Ratu,” kata Carter.

Mentor Black Panther, Zuri (diperankan Forest Whitaker) memakai kain ungu yang dibuat seperti jubah dan celana hitam. Ia juga mengenakan hiasan di bagian leher berwarna coklat dengan ukiran. Carter membuat itu berdasarkan kostum kepala suku Nigeria untuk menampilkan aura orang yang dihormati. Pakaian atas yang serupa dengan jubah itu bernama tabard.

Nomine Oscar itu merasa harus ada kostum yang identik dengan Wakanda.

“Tabard adalah salah satu kostum [yang identik dengan Wakanda] itu. Ketika orang memakai tabard itu memiliki arti yang spesial. Tabard yang ia kenakan sangat mistis, dan pada beberapa tabard yang ia punya ada tulang, koin, logam atau ornamen kayu,” kata Carter.

Karakter lain yang mengenakan tabard adalah Okoye, pemimpin Dora Milaje—pasukan elite khusus perempuan di Kerajaan Wakanda. Bedanya, tabard yang dikenakan karakter yang diperankan Danai Gurira itu ketat dan berwarna merah.

Kostumnya dilengkapi gelang, kalung dan perisai pundak warna perak. Kalung tersebut terinpirasi dari hiasan leher yang biasa dipakai wanita Ndebele, Afrika Selatan. Warna perak menggambarkan bahwa aksesoris itu juga terbuat dari vibranium.

“Saya membayangkan anggota Dora Milaje melatih anak perempuan mereka. Ketika anak itu siap bergabung dengan pasukan elite, ibu yang melatih bisa melepaskan kostum itu kepada anaknya,” kata Carter.

Kostum yang dikenakan Nakia, anggota Dora Milaje yang lain, berbeda lagi. Karakter yang diperankan Lupita Nyong’o ini mengenakan gaun panjang berwarna hijau tua dengan motif hijau muda saat memasuki sebuah kasino bersama T’Challa, Sang Black Panther.

Desain gaun yang sederhana itu terinspirasi dari kain kente Afrika. Kain gaun itu elastis dan bisa dugunakan dalam kedaan darurat untuk bertarung.

“Motif hijau muda merepresentasikan suku yang berada di sungai tempat dia berasal. Saya coba kombinasikan dia dengan atmosfer mata-mata seperti James Bond. Tapi tetap menampilkan bahwa dia berasal dari Afrika,” kata Carter, dikutip Entertainment Weekly.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *