Jadi Tempat Bunuh Diri Paling Terkenal di Jepang, Inilah Fakta Menyeramkan Hutan Aokigahara

oleh

Jadi Tempat Bunuh Diri Paling Terkenal di Jepang, Inilah Fakta Menyeramkan Hutan Aokigahara

IniBerita.News – Jepang dikenal sebagai negara yang aman, tentram dan pastinya negara yang subur. Para penduduknya juga dikenal sebagai orang-orang yang sangat disiplin. Orang Jepang juga terkena pintar dan ulet, tidak heran jika banyak temuan menarik yang berasal dari negeri Sakura ini. Jika mendengar kata Jepang, pasti yang terkintas di benak Anda adalah keindahan Jepang, mulai dari indahnya bunga Sakura saat bermekaran hingga indahnya gunung Fuji yang memanjakan mata Anda. Namun tahukah Anda, ternyata di Jepang terdapat salah satu tempat yang menjadi tempat bunuh diri terkenal di Jepang bernama hutan Aokigahara. Hutan ini terletak di kaki gunung Fuji dan terletak sekitar 100 km sebelah barat dari kota Tokyo. Selain sebagai tempat bunuh diri, hutan ini merupakan hutan paling angker yang ada di Jepang. Meski terlihat sangat indah, hutan yang biasa disebut Jukai (lautan pohon) oleh orang Jepang ini akan menyuguhkan fakta mengerikan jika Anda masuk ke dalamnya. Nah, berikut adalah fakta menyeramkan hutan Aokigahara di Jepang.

Fakta Menyeramkan Hutan Aokigahara di Jepang

  1. Pohon di dalam hutan sering digunakan untuk gantung diri

Sesuai dengan julukan yang diberikan oleh orang Jukai (lautan pohon), hutan ini memiliki banyak sekali pohon yang rimbun. Namun pohon-pohon ini sering digunakan sebagai tempat gantung diri bagi mereka yang berniat mengakhiri hidupnya. Gantung diri merupakan cara terfavorit untuk bunuh diri. Jika Anda memasuki hutan ini, Anda akan disuguhkan dengan pemandangan yang membuat bulu kuduk merinding, banyak pohon yang akan Anda lihat sebagai tempat untuk gantung diri.

  1. Orang yang buuh diri kebanyakan dari kalangan orang-orang penting

Orang-orang yang datang untuk melakukan bunuh diri di tempat ini umumnya adalah para pejabat dan orang-orang penting. Permasalahan yang kerap melanda orang-orang yang ingin mengakhiri hidupnya adalah masalah pekerjaan dan masalah kehidupan yang mereka alami. Berdasarkan hasil dari identifikasi, diketahui bahwa rata-rata usia orang yang melakukan bunuh diri antara 40 sampai 50 tahun. Fakta lainnya adalah mereka yang melakukan bunuh diri diketahui sebagai orang memiliki jabatan tinggi di perusahaan Jepang.

  1. Terdapat dua gua misterius di dalam Hutan Aokigahara

Di dalam hutan Aokigahara terdapat dua gua misterius yaitu Wind Cave dan Ice Cave. Kedua gua ini merupakan ciri khas dari hutan Aokigahara. Goa ini menganga mulai dari dalam tanah sampai dengan permukaan tanah. Gua ini seolah siap menyambut setiap orang yang mendatangi tempat tersebut.

  1. Larangan bunuh diri yang dilanggar

Jika Anda masuk ke dalam hutan Aokigahara, maka Anda akan menemukan tulisan peringatan “dilarang bunuh diri”. Papan peringatan ini sengaja dipasang untuk mencegah adanya orang bunuh diri. Namun nyatanya masih banyak orang yang melakukan bunuh diri di tempat ini. Bahkan, ada papan peringatan bertuliskan “Coba renungkan tentang keluarga dan anak-anak Anda, Anda tidak hidup seorang diri”. Namun tulisan itu hanya sebatas angin lalu bagi mereka yang berniat untuk mengakhiri hidupnya.

  1. Ratusan orang bunuh diri setiap tahunnya di Hutan Aokigahara

Ketenaran hutan ini sebagai tempat bunuh diri dimulai sejak diterbitkannya sebuah novel berjudul “The Complete Manual of Suicide” yang merupakan karangan novelis bernama Wataru Tsurumi. Novel tersebut menjelaskan bahwa hutan Aokigahara merupakan tempat yang indah untuk bunuh diri. Pada tahun 2003, tercatat ada 105 orang yang bunuh diri di hutan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *