Heboh, Penemuan Mayat di Dalam Mobil dengan Leher Terlilit Lakban

oleh

Heboh, Penemuan Mayat di Dalam Mobil dengan Leher Terlilit Lakban

Beberapa waktu lalu, para pengunjung dan petugas Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Pekanbaru, Riau diuat heboh dengan penemuan mayat laki-laki di dalam mobil. Mobil yang terparkir di area parkir bandara. Jenazah tersebut ditemukan sekitar pukul 15.00 Wib oleh seorang petugas bandara di parkiran depan pintu keberangkatan dan kedatangan bandara Sultan Syarif Kasim II. Jenazah yang ditemukan di dalam mobil Toyota Innova yang bernomor polisi BM 1130 LT ini berjenis kelamin laki-laki. Jenazah pria yang ditemukan meninggal di dalam mobil ini diperkirakan berusia sekitar 20-30 tahun. Penemuan mayat dalam mobil ini membuat para penumpang dan pengunjung berkerumunan untuk melihat secara langsung apa yang terjadi.

Baca Juga : 7 Negara Sebagai Penyumbang Kerusakan Terparah Pada Bumi, Ada Nama Indonesia!

Mayat pria ini ditemukan dalam keadaan leher terlilit oleh lakban putih yang memenuhi lehernya dan dalam posisi duduk tersandar di jok motornya. Pihak bandara yang diwakili oleh Airport Duty Manager Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Hasan mengatakan bahwa pihaknya langsung menghubungi pihak yang berwajib untuk menangani kasus penemuan mayat ini. Pihak kepolisian langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah menerima laporan dari pihak bandara. Sesampainya di lokasi pihak kepolisian kemudian langsung melakukan pemerikasaan di sekitar lokasi penemuan mayat. Setelah dilakukan olah kejadian perkara selama kurang lebih 1 jam, polisi kemudain membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Bayangkara Polda Riau untuk dilakukan visum dan pemeriksaan lebih lanjut terhadap mayat korban untuk mengetahui penyebab kematiannya. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan berdasarkan keterangan dari beberapa saksi, dikatahui bahwa identitas korban adalah  bernam Firza Hendarto jenis kelamin laki-laki dan berusia 22 tahun. Fariz Ardianto merupakan seorang warga Jalan Paus Nomor 1 Kelurahan Tangkerang Tengah Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.

Baca Juga : 5 Penemu yang Layak Mendapatkan Pengakuan, Namun Malah Terlupakan

Hingga kini, misteri penyebab kematian Fariz Ardianto belum terungkap. Pihak berwajib masih terus mengumpulkan sejumlah bukti dan melakukan pemerikasaan terhadap beberapa saksi dan sejumlah pihak yang terkait untuk mengetahui penyebab kematian laki-laki berusia 22 tahun ini. Pihak kepolisian masih menunggu hasil visum dari rumah sakit terhadap jenazah korban. Hasil visum ini nantinya digunakan untuk memastikan apa penyebab kematian korban, apakah korban meninggal karena bunuh diri, korban kekerasan atau karena mengalami sakit. Polisi juga belum bisa memastikan kapan korban meninggal dan mengapa korban bisa sampai di bandara. Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Arianto mengatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian korban dan masih terus menyelidiki kasus kematian Firza Ardianto. “Belum bisa kita pastikan apa penyebab kematian korban, masih kita lidiki”, ungkapanya.

Berdasarkan keterangan seorang saksi bernama Jayanto, tertanggal 18 Oktobr 2107, korban tercatat meminjam mobil kepada Jayanto. Namun setelah itu, saksi kehilangan kontak dengan korban dan belum juga mengembalikan mobil yang ia sewa. Saat ditemukan, korban meninggal dengan menggunakan kemeja putih dan celana pendek. Terlihat pula di jenazah korban terdapat darah yang keluar dari bibir korban yang telah mengering. Hingga kini jenazah korban masih berada di rumah sakit Bayangkara polda Riau untuk menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak rumah sakit. Hingga kini penyebab kematian pria berusia 22 tahun ini masih menjadi misteri. Semoga penyebab kematian Firza ini segera dipecahkan oleh pihak yang berwajib dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran serta mengikhlaskan kepergian Firza Ardianto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *