Hari Libur Lebaran, Tempat Wisata Bandung Diserbu Pengunjung

oleh

Iniberita.newsSaat ini orang-orang tengah menjalani hari libur lebaran, beberapa obyek wisata pun diserbu oleh para pengunjung. Diantaranya yaitu tempat wisata Bandung.

Memanfaatkan libur Idulfitri 1439 H/2018, sejumlah lokasi wisata di Bandung selatan mulai disergap pengunjung pada H+2 lebaran, Minggu 17 Juni 2018. Salah satu destinasi wisata favorit yakni kawasan wisata terpadu Alam Endah Ciwidey, Kabupaten Bandung.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Minggu pagi, para ruas Jalan Ciwidey dari arah Soreag menuju Ciwidey, telah disesaki antrean kendaraan mulai daerah Soreang, Pasir Jambu hingga Ciwidey. Petugas kepolisian berusaha mengurai kemacetan lalulintas agar kepadatan kendaraan tidak terlalu parah.

Seorang wisatawan asal Kota Bekasi Amir Syamsudin mengatakan, dirinya sengaja memilih berlibur bersama keluarganya ke daerah Ciwidey untuk menikmati panorama alam. Selain itu, di kawasan wisata terpadu Ciwidey ini banyak pilihan tempat wisata yang dapat dikunjungi.

“Kami mau ke Ciwidey. Ingin menikmati panorama alam. Keindahan alam di Ciwidey ini sudah terkenal, kami ingin merasakan suasana liburan yang berbeda. Sambil edukasi anak-anak juga,” ungkap Amir.

Baca juga:

Ashanty Syok Saat Dikatakan Bahwa Aurel Didekati Pria Berusia Matang

Polisi Terbitkan SP3 Untuk Kasus Chat Pornografi Habib Rizieq Shihab dan Firza Husein Karena Alasan Ini

Hasil Piala Dunia 2018: Jerman Takluk Dari Meksiko

Arus Balik Lebaran 2018 Diperkirakan Akan Meningkat Pada 18 Juni

 

Kepala Pospam Alun-alun Ciwidey, Joko menuturkan, kepadatan kendaraan sudah mulai terjadi menjelang tempat-tempat wisata di Ciwidey. Dikatakan dia, jumlah kendaraan yang melewati Jalan Ciwidey ini diperkirakan empat kali lipat dari biasanya.

“Jika dibandingkan pada saat libur lebaran dengan hari libur biasa, peningkatan kendaraan wisatawan diperkirakan mencaai empat kali lipat. Kami mengimbau agar para pengendara berhati-hati karena geometrik jalan di Ciwidey ini berkelok dan sempit. Kami siapkan beberaa personel kepolisian di beberapa titik,” ungkap Joko.

Kemacetan tak terhindarkan

Disinggung mengenai kepadatan kendaraan di jalur wisata ini, hal itu diakui Amir. Dia mengaku harus berjuang untuk sampai ke lokasi tempat wisata Bandung di Ciwidey. Kepadatan kendaraan ini diakibatkan ruas Jalan Ciwidey tidak terlalu lebar. Terlebih, lanjut Amir, di beberapa ruas jalan terdapat lokasi galian sehingga sebagian ruas jalan termakan galian.

“Saya enggak tau apakah itu galian kabel atau air bersih. Dengan adanya galian itu, ada ruas jalan yang termakan sehingga mempersempit lebar jalan ditambah meningkatnya jumlah kendaraan yang menuju Ciwidey. Akibatnya, kemacetan lalu lintas tidak bisa dihindarkan. Tadi saya terjebak macet mulai dari daerah Pasir Jambu, bahkan dari Soreang juga sudah mulai padat,” ungkap dia.

Dia menuturkan, bukan kali ini saja dia mengajak liburan keluarganya ke daerah Ciwidey.  Bahkan liburan Idulfitri tahun lalu pun dia berlibur ke Ciwidey. Namun, salah satu kendala yang tidak berubah yakni lebar jalan. Sehingga menurut dia tidak aneh jika liburan tiba, ruas Jalan Ciwidey selalu disergap kemacetan lalulintas.

“Saya berharap pemerintah memperlebar ruas jalan ini. Potensi tempat wisata Bandung di Ciwidey ini sangat besar. Sayang sekali jika potensi wisata ini tidak didukung dengan peran pemerintah dengan menyediakan sarana jalan yang mendukung,” kata dia.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *