Hal Ini Bisa Cegah Terjadinya SIDS yang Menyebabkan Cucu Aa Gym Meninggal Dunia

oleh

Iniberita.news – Kabar duka kembali menyelimuti tanah air, secara mengejutkan cucu Aa Gym meninggal dunia. Cucu cantik Aa Gym dari putrinya yang bernama Ghaida Tsurayya yang baru saja dilahirkan sekitar dua bulan ini meninggal dunia dan dikabarkan meninggalnya cucu Aa Gym ini dikarenakan Sindrom Kematian Bayi Mendadak (SIDS). Hal ini mendadak menjadi satu topik yang hangat diperbincangkan masyarakat.

Hal ini juga diakui oleh putri sulung Aa GymGhaida Tsurayya yang turut merasa kehilangan atas kepergian keponakannya itu.

Melalui sebuah postingan di akun instagramnya, Ghaida menjelaskan jika putri dari adiknya, Ghaitsa itu meninggal secara mendadak dan tiba-tiba.

Diduga, penyebab kematian cucu Aa Gym ini adalah Sindrom Kematian Mendadak (SIDS) yang biasanya terjadi pada bayi di bawah usia satu tahun.

Faktor penyebab SIDS sendiri bermacam-macam.

Baca juga:

Billboard Music Awards 2018 Selesai Diselenggarakan, Inilah Daftar Pemenangnya

Rentetan Erupsi Selama 10 Hari Terakhir, Gunung Merapi Belum Bisa Dipastikan Bangun Atau Tidak

Anak Ghaida Tsurayya, Cucu Aa Gym Meninggal Dunia

Video Pencuri yang Todongkan Pistol Setelah Aksinya Terekam, Sikap Istri Pemilik Rumah Bikin Geram Netizer

Seperti kelainan pada otak bayi yang mengakibatkan keterlambatan perkembangan si kecil, rendahnya berat badan bayi saat lahir, posisi tidur bayi yang salah dan hipertermia (kepanasan).

Beberapa faktor di atas seringkali dianggap sepele oleh para orangtua.

Apalagi posisi tidur si kecil yang mungkin masih jarang diperhatikan.

Lalu, apa yang bisa kita lakukan untuk mencegah terjadinya SIDS pada si kecil?

Melansir dari Hello Sehat, Iniberita.newstelah merangkum beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah terjadinya SIDS pada bayi.

1. Jangan letakkan berbagai macam benda di atas tempat tidur anak

Jauhkan si kecil dari bantal, selimut, boneka, mainan atau benda lainnya saat tidur.

Karena bisa jadi benda-benda itu dapat menghalangi mulut dan hidung bayi sebagai jalan napas.

Inilah yang biasanya menyebabkan si kecil mengalami sesak napas saat tidur.

2. Jangan sampai bayi kepanasan

Kepanasan dapat meningkatkan risiko bayi mengalami SIDS.

Sebaiknya selalu jaga suhu kamar si kecil, hindari juga pemakaian pakaian yang terlalu tebal atau selimut jika bayi kepanasan.

3. Hindari posisi tidur tengkurap

Letakkan bayi dengan posisi terlentang saat tidur.

Karena posisi ini tidak akan menghalangi jalan napas bayi dan bayi tidak akan mengalami gangguan pernapasan saat tidur.

4. Lakukan imunisasi secara rutin

Penelitian menunjukkan bayi yang sering melakukan imunisasi secara rutin dapat menurunkan risiko terhadap SIDS hingga 50 persen.

5. Jauhkan si kecil dari asap rokok

Bayi yang lahir dari orangtua perokok memiliki risiko tiga kali lebih banyak terkena SIDS.

Merokok saat hamil merupakan faktor utama terjadinya SIDS.

Selain itu, asap rokok yang dihirup si kecil juga dapat meningkatkan risko terjadinya SIDS pada bayi.

6. Jangan terlalu sering memberikan madu pada bayi di bawah usia satu tahun

Jangan terlalu sering memberikan madu pada bayi yang usianya di bawah satu tahun.

Madu dapat menyebabkan bayi terkena botulisme.

Botulisme dan bakteri penyebab botulisme sendiri dapat dihubungkan dengan kejadian SIDS pada bayi.

7. Biarkan si kecil tidur di tempat tidurnya sendiri

Sebaiknya bayi tidur sendiri di tempat tidurnya namun tetap dekat dengan jangkauan orangtua.

Ketika si kecil tidur di satu kasur yang sama dengan orangtuanya, hal ini bisa membatasi ruang gerak bayi dan kemungkinan bisa mengganggu pernapasan bayi.

8. Berikan ASI Eksklusif

Menyusui bayi terbukti dapat menurunkan risiko SIDS pada bayi hingga 50 persen.

Beberapa ahli percaya bahwa ASI dapat melindungi si kecil dari infeksi yang dapat meningkatkan risiko SIDS.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *