Google Doodle Hari Ini Tampilkan S.P.L. Sørensen Pengenal dan Pengembang Skala Numerik pH

oleh

Iniberita.news – Hari ini Google Doodle memunculkan S.P.L. Sørensen, Taukah anda siapa S.P.L. Sørensen tersbut yang keluar di google doodle hari ini? Soren Peder Lauritz Sørensen (S.P.L. Sørensen) adalah seorang Ahli Kimia asal Denmark yang terkenal dan populer karena mengenalkan dan mengembangkan konsep pH, skala numerik untuk mengukur tingkat keasaman (acid) dan basa (alkali). S.P.L. Sørensen lahir di Havrebjerg, Denmark pada 9 Januari 1868 dan meninggal pada 12 Februari 1939.

Seperti dikutip dari Wikipedia dan sejumlah sumber lainnya, dari 1901 hingga 1938 S.P.L. Sørensen menjadi Kepala Laboratorium Carlsberg, sebuah laboratorium terkenal di Kopenhagen. Ketika bekerja di Laboratorium Carlsberg, S.P.L. Sørensen yang merupakan lulusan Universitas Kopenhagen ini  mempelajari pengaruh konsentrasi ion pada protein. Dan karena konsetrasi ion hidrogen sangat penting, S.P.L. Sørensen memperkenalkan skala pH sebagai cara sederhana untuk mengekspresikannya pada tahun 1909.

Baca juga:

Nissan Terra Resmi Diluncurkan, Beginilah Spesifikasinya

Peringati Hari Waisak 2018, Biksu Ingatkan Untuk Saling Merangkul Tidak Ada Perbedaan

Karyawannya Sering Rasis, Starbucks Tutup 8 Ribu Kedainya di AS

Ternyata Setiap Tahunnya Puluhan Ribu Orang Meninggal Karena Flu, Jangan Anggap Remeh

Pertama kali S.P.L. Sørensen memperkenalkan skala notasi pH dengan menggunakan dua metode untuk mengukur keasaman. Yakni metode pertama didasarkan pada elektroda, sedangkan metode kedua melibatkan perbandingan warna sampel dan serangkaian indikator yang sudah dipilih sebelumnya.

 

Skala numerik pH ini merupakan cara sederhana untuk mengekspresikan konsentrasi ion hidrogen yang telah diketahui memainkan peran kunci dalam reaksi enzimatik. Saat ini, sebagian besar hal yang kita gunakan setiap hari seperti air, makanan, minuman, kosmetik, dan obat-obatan diuji melalui pH. Dan tentu saja banyak proses kimia dan biokimia yang bergantung pada pH.

Simbol pH ini sebelumnya telah mengalami mutasi selama bertahun-tahun. Berbagai simbol pernah digunakan seperti PH+, Ph, P, hingga akhirnya ditetapkan pilihan pada pH. Pemilihan simbol pH ini karena alasan yang sederhana, di mana pH didefinisikan sebagai kologaritma aktivitas ion hidrogen (H+) yang terlarut.

 

Akan tetapi tidak diketahui dengan pasti makna singkatan “p” pada “pH”. Beberapa rujukan mengisyaratkan bahwa “p” berasa dari singkatan power (pangkat), yang lainnya merujuk kata bahasa Jerman potenz (yang juga berarti pangkat). Dan adapula yang merujuk pada kata potential. Ada juga yang beragumen bahwa “p” adalah sebuah tetapan yang berarti logaritma negatif.

 

Sebagai bentuk pernghargaan atas jasanya mengembangkan skala pH yang hingga kini banyak manfaatnya di hampir semua bidang, pada hari ini Selasa 29 Mei 2018 Google merayakan S.P.L. Sørensen di Google Doodle-nya. Peringatan ini sekaligus merayakan 109 tahun perkembangan pH.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *