Downsizing, Hidup Baru Setelah Menyusut

oleh

IniBerita.News – Para ilmuwan asal Norwegia berhasil menggagas teknologi baru untuk mengatasi populasi manusia yang kian meningkat. Solusi itu adalah downsizing, yang bisa menyusutkan manusia beserta sejumlah spesies ke ukuran mini.

Mereka yang bersedia disusutkan bakal tinggal bersama di sejumlah komunitas tersendiri. Temuan membuat banyak orang di berbagai belahan dunia tertarik mencoba, termasuk pasangan muda asal Omaha, Nebraska, AS, Paul Safranek dan istrinya, Audrey.

Paul dan Audrey ingin menyusut demi perbaikan finansial, juga karena jenuh menjadi manusia berukuran ‘normal’. Namun, niat menjajal hal berbeda malah berujung konflik dan petulangan mengguncangkan di hidup baru mereka setelah mengecil.

Ide cerita yang ditawarkan dalam film drama komedi Downsizing tersebut cukup menarik. Jim Taylor bersama sineas Alexander Payne yang sekaligus menjadi sutradara menggarap skenario film dalam alur penuh drama dan kejutan.

Selain konten drama dan humor, Downsizing diwarnai sentuhan kental fiksi ilmiah. Sinema yang didistribusikan oleh Paramount Pictures ini memuat visual mengenai eksperimen laboratorium, studi ilmiah, juga presentasi saintifik.

Tokoh utama Paul Safranek diperankan dengan kuat oleh aktor Matt Damon. Meski Paul adalah sorotan utama, ia justru ditampilkan agak menyedihkan, seperti gagal meraih mimpi, kondisi keuangan pas-pasan, dan kegamangan menemukan tempatnya di dunia.

Penggambaran karakter Paul sebagai orang kebanyakan bisa membuat banyak penonton merasa terkait. Sinema berdurasi 135 menit ini juga lumayan humanis, seperti menyoal perjuangan aktivis, kegigihan orang berkebutuhan khusus, dan kondisi kesenjangan kaum marjinal.

Alur film yang lumayan datar dan lambat pada awal hingga tengah durasi sempat menerbitkan kantuk. Kekurangan itu tertolong oleh sisipan komedi dan akting salah satu tokoh perempuan kocak asal Vietnam bernama Ngoc Lan Tran yang diperankan aktris Hong Chau.

Downsizing tidak mengecewakan bagi penikmat film yang mencari tayangan alternatif untuk tertawa sekaligus merenung. Film untuk 13 tahun ke atas ini bisa ditonton di bioskop Indonesia mulai 2 Februari 2018.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *