Demi Untuk Memberi Kesempatan Berbuka Rekannya, Kiper Timnas Tunisia Berpura-pura Cedera

oleh

Iniberita.news – Tahun ini umat muslim di seluruh dunia tengah memasuki bulan Ramadhan, pada bulan suci ini umat muslim akan melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan ini. Tidak terkecuali pemain sepak bolayang beragama islam. Tahun ini juga pagelaran sepak bola terbesar di dunia yang diadakan empat tahun sekali (Piala Dunia) juga akan dilangsungkan.

sebelum menjalani Piala Dunia di bulan suci Ramadhan ini beberapa klub juga tengah melangsungkan laga uji coba untuk persiapan Piala Dunia. Beberapa pemain muslim yang membela negara mereka untuk Piala Dunia ini pun tengah melangsungkan serangkaian laga uji coba dan beberapa pemain pun ternyata tetap berpuasa ketika menjalani laga pemanasan.

Salah satunya, adalah pemain Timnas Tunisia.

Baca juga:

Hasil UN SD 2018 dan Hasil UN SMP 2018 yang Berbasis Komputer (UNBK) Sudah Keluar, Sleman Tempati Posisi ke-2 di DIY

Honor 7a Salah Satu Smartphone di Flash Sale yang akan Dilangsungkan Oleh Lazada, JD.ID, dan Shopee ini Jadwalnya

Lagu yang Dinyanyikan oleh Pedangdut Siti Badriah Berjudul “Lagi Syantik” Mendadak Viral

Inilah Sosok Cantik Anak Titi DJ, Stephanie Poetri Dougharty

Mereka tetap berpuasa saat berlaga, bahkan dengan berbagai cara langsung berbuka puasa di tengah lapangan.

Dikutip dari Al Jazeera, hal menarik ini diungkapkan oleh seorang jurnalis olahraga Tunisia, Souhail Khmira, lewat kicauannya di Twitter.

Souhail Khmira mengungkap, beberapa pemain Tunisia menjalankan ibadah puasa Ramadan, saat menjalani 2 laga pemanasan.

Masing-masing, saat melawan Portugal dan Turki.

Lalu, bagaimana cara mereka berbuka puasa?

Kiper Tunisia, yakni Mouez Hassen, diyakini pura-pura cedera agar bisa menyediakan waktu pada para pemain untuk berbuka puasa.

Hal itu terjadi saat laga masuk menit 48.

Sebelum terjatuh, Hassen memang sempat berbenturan dengan seorang pemain.

Tapi, usai berbenturan, Hassen tidak langsung terjatuh.

Ia baru terjatuh usai bola sudah meninggalkan lapangan.

Nah, saat tim medis datang ke Hassen, para pemain langsung mengerubungi tim medis untuk mengambil makan dan memakan sesuatu.

Mereka rupanya makan buah kurma yang dibawa oleh tim medis.

Pemain lainnya mendatangi bangku cadangan Tunisia, untuk mengambil minuman dan kurma.

Enam menit setelah berbuka puasa, Tunisia yang sebelumnya tertinggal 0-1, berhasil mencetak gol untuk mengubah kedudukan jadi 1-1.

Mereka bahkan sempat unggul 2-1, meski sebelum akhirnya kebobolan gol di menit akhir, sehingga laga berakhir imbang 2-2.

Kicauan Khmira ini akhirnya menjadi viral, mendapat 22 ribu kali retweet dan 21 ribu likes.

Netizen sempat berdebat, apakah mereka tidak bisa berbuka puasa saat turun minum.

Beberapa netizen lain berpendapat, karena laga ini berlangsung di Swiss, maka saat masa turu n minum, memang belum waktunya berbuka puasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *