Beberapa Fakta Mengenai Sesosok Mayat Dalam Box yang Dititipkan di Musala

oleh

Iniberita.news Sebelumnya beredar kabar mengejutkan dari Kabupaten Banjar, kabar tersebut menghebohkan warga saat mengetahui ada sesosok mayat yang dimasukkan kedalam box dan dititipkan di Musala.

Sebelumnya warga menyangka isi box adalah baju seperti yang dikatakan oleh orang yang menitipkannya.

Namun, isi box yang berada di depan musala Al Musyarafah, Minggu, 10 Juni 2018 siang, ternyata berisikan mayat wanita.

Baca juga:

Inilah Sosok Pedro Carrascalao, Pria yang Diduga Ayah dari Anak Sarah Azhari.

Hari Raya Idul Fitri Segera Tiba, Inilah Beberapa Kata-kata-Ucapan Idul Fitri 2018

Ririn Ekawati Sempat Berpikir Lakukan Hal Ini Karena Ngefans Berat dengan Iqbaal Ramadhan

Inilah Beberapa Pengaruh Minuman Bersoda Terhadap Tubuh Kita

Pelaku yang menitipkan box dan juga yang telah melakukan aksi pembunuhan itu adalah Riyat.

Pihak kepolisian hanya memerlukan waktu 12 jam untuk membekuk pelaku pembunuhan wanita dalam box.

Dibawah ini Beberapa fakta tentang pembunuhan sadis ini.

1. Korban Bernama Linda Wati, Asal Kapuas

Inafis Polda Kalsel langsung melakukan olah TKP pembunuhan korban yang memiliki ciri-ciri rambut pendek sebahu, yang belakangan diketahui bernama Linda Wati.

Perempuan berusia 32 tahun itu tercatat sebagai warga yang beralamat di Anjir Serapat Timur Km 14 Kapuas Timur, Kalimantan Tengah.

2. Korban Dibunuh Sadis

Pembunuhan dilakukan dengan sadis, korban dibunuh kemudian dimasukkan ke dalam box di tempat tinggal pelaku, Jalan Sultan Adam, Banjarmasin.

Pelaku membawa box ke depan Langgar Al Musyarafah, Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.

3. Hubungan Korban dan Pelaku

Belum diketahui hubungan antara korban dan pelaku, sehingga membuat pelaku tega menghabisi nyawa korban dengan sadis.

Pihak kepolisian belum mengungkapkan motif pembunuhan dari pelaku kepada korban.

Dalam penyergapan pihak kepolisian, pelaku hanya mengaku melihat korban seperti ‘hantu’.

4. Linda Datangi Pelaku Pada Sabtu Pagi

Berdasarkan pengakuan Hani satu asisten rumah tangga di dekat tempat tinggal tersangka Riyadi, terakhir ia melihat perempuan (Linda,Red) itu pada Sabtu (9/6/2016) pagi sekitar pukul 06:00 Wita.

Saat itu Linda datang dan memasuki kediaman Riyad tersebut.

“Sabtu pagi saya melihat perempuan itu masuk,” paparnya ketika ditanya.

Saat korban datang, lanjut Hani, dirinya sedang mencuci.

Linda datang lalu menanyakan apakah Riyad ada.

“Aku jawab aja ada mungkin tidur karena tadi sahur,” jelas Hani yang mengaku terkejut dengan kejadian ini.

5. Korban Sering Datangi Pelaku

Pemilik rumah, Zein mengaku memberikan izin pelaku tinggal di bedakan, karena rasa kasihan.

Meski tak mengetahui nama perempuan yang diduga korban tersebut, Zein mengaku memang sering melihat perempuan itu datang ke lokasi kamar tempat yang ditinggali Riyat itu.

“Tinggal di sini sekitar 1 tahun lebih, dulu ikut dengan kakak ku di Jalan Sulawesi, kasian saja makanya kita ijinkan tinggal disini,” papar Zein yang mengaku sangat terkejut dengan kejadian ini.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *