Beberapa Dampak Berbahaya yang Mengejutkan Kebiasaan Minum Sambil Berdiri

oleh

Iniberita.news – Ternyata kebiasaan sepele yang biasa kita lakukan bisa berdampak buruk bagi tubuh kita. Salah satu kebiasaan minum sambil berdiri ternyata sangat berdampak buruk sekali bagi tubuh kita.

Untuk itu sebaiknya kalian hindari yang mempunyai kebiasaan minum sambil berdiri.

Ternyata kebiasaan minum air sambil berdiri bisa membahayakan kita.

Minum air sambil berdiri menyentuh bagian bawah esofagus, yang pada gilirannya melukai sfingter santai yang dapat menyebabkan kerusakan.

Baca juga:

Zaskia Sungkar Berbagi Tren Model Baju Lebaran 2018

Sahur di Pinggir Jalan Ala Raffi Ahmad dan Nagita Slavina

Vanesha Prescilla Ubah Penampilan, Bagai Mana Menurut Kamu?

Punya Hubungan Terlarang, Ini Perilaku Aneh Pendeta Hendreson Sebelum Membunuh Anak Angkatnya

Hal ini akan mengarah ke kondisi medis yang disebut GERD (Gastro Esophageal Reflux Disease).

Bukan hanya itu, di bawah ini adalah akibat yang dapat ditimbulkan karena minum sambil berdiri.

1. Kerusakan ginjal

Ketika seseorang minum sambil berdiri, air tidak disaring dengan benar oleh ginjal.

Produk limbah kemudian masuk ke kandung kemih dan bercampur dengan darah yang dapat menyebabkan kerusajan ginjal.

2. Gangguan pencernaan

Ketika seseorang duduk dan minum air, otot dan sistem saraf mereka biasanya lebih rileks daripada ketika berdiri.

Hal ini membuat sistem syaraf kita cepat memberikan pesan ke tubuh untuk mencerna air dengan makanan lain yang sudah kita makan.

3. Tingkat asam yang dicairkan

Air membantu dalam menurunkan tingkat asam dalam tubuh.

Asupan air disarankan diminum perlahan dalam posisi duduk.

Posisi ini membantu dalam menurunkan tingkat asam dalam tubuh, karena tingkat asam dikombinasikan dengan jumlah air yang sesuai.

4. Arthritis

Salah satu kerusakan yang paling umum yang disebabkan oleh minum air dalam posisi yang salah adalah radang sendi.

Ketika kita minum air sambil berdiri, hal itu cenderung mengganggu keseimbangan cairan lain dalam tubuh yang menyebabkan kekurangan cairan yang dibutuhkan dalam sendi.

Hal ini menyebabkan terlalu banyak akumulasi cairan di sendi yang dapat memicu arthritis.

5. Saraf tidak tenang

Minum air sambil duduk, sistem parasimpatis bekerja yang pada dasarnya memungkinkan indera kita menjadi tenang dan sistem pencernaan lancar.

Sedang minum sambil berdiri, menempatkan tubuh kita dalam mode bertarung dan terbang yang menyebabkan ketegangan saraf di dalam tubuh.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *