Bak Drama, Dua Pria Ini Baru Tahu Mereka Tertukar Setelah 60 Tahun!

oleh

Bak Drama, Dua Pria Ini Baru Tahu Mereka Tertukar Setelah 60 Tahun!

IniBerita.News – Kita mungkin pernah mendengar judul drama “Putri Yang Tertukar”. Ceritanya tentang dua orang anak yang tertukar saat masih bayi dan masing-masing menjalani hidup yang berbanding terbalik 180 derajat. Di dunia nyata, ternyata kisah drama ini benar-benar terjadi. Hanya saja, bayi yang tertukar adalah bayi laki-laki, bukan bayi perempuan. Yang lebih mengejutkan lagi adalah bahwa keduanya baru tahu kalau mereka tertukar setelah waktu yang sangat lama. Dua pria ini menyadari keduanya hidup bersama orangtua yang salah setelah berusia 60 tahun, alias sudah bisa digolongkan sebagai lansia. Bagaimana kejadian selengkapnya? Berikut adalah kisah dua pria tertukar selama 60 tahun.

Tertukar Selama 60 Tahun, Begini Kronologisnya

Kisah yang cukup dramatis ini terjadi di Tokyo, Jepang. Dua orang yang memiliki latar belakang berbeda lahir hanya selang 13 detik di rumah sakit yang sama. Keduanya lalu tertukar saat masih berada di ruang bayi. Dilansir dari laman Koreaboo, bayi A adalah anak pertama dari keluarga yang tergolong kaya raya. Sementara bayi B terlahir dari keluarga yang terbilang miskin. Keluarga bayi B bahkan harus hidup dari bantuan yang diberikan pemerintah. Kejadian bayi yang tertukar ini tentu menukar nasib mereka hingga di masa depannya. Bayi A akhirnya hidup bersama keluarga yang miskin dan sudah harus bekerja membantu orangtua sejak lulus SMP.

Baca Juga : Ribetnya Urus SIM di Jepang Ini Bakal Bikin Kamu Bersyukur Tinggal di Indonesia

Pria satunya memiliki nasib yang berbanding terbalik. Ia tumbuh di lingkungan nyaman, bersekolah hingga jenjang universitas serta memiliki bisnis real estate yang ada di Jepang. Setelah 60 tahun berlalu, adik dari pria kaya itu ingin melakukan tes DNA. Ini dilakukannya karena ia melihat sang kakak tertua tampak terlalu berbeda dari saudara-saudaranya yang lain. Saat itulah baru keluarganya tahu bahwa pria tersebut tertukar karena DNA-nya tidak cocok. Pria yang tertukar dan hidup di keluarga miskin menuntut pihak rumah sakit. Ia memenangkan persidangan dan mendapat kompensasi sebanyak Rp5.4 miliar. Kesalahan dari pihak rumah sakit membuat keduanya menjalani kehidupan yang berbanding terbalik dalam waktu lama.

Baca Juga : Ini Bukti Kalau Ibukota Jakarta Lebih Kejam Dari Ibu Tiri

Orangtua dari keluarga kaya turut memberi pernyataan terkait kesalahan rumah sakit tersebut. Mereka mengaku ingin kembali ke waktu 60 tahun yang lalu. Ada begitu banyak penyesalan serta kemarahan dalam hati mereka. Kisah ini sempat diliput media Jepang NPR. Pria yang tertukar di keluarga miskin mengaku bahwa ia tidak ingin hal ini kembali diperpanjang. Ia juga bersyukur serta berterimakasih pada keluarga yang telah membesarkannya hingga berusia 60 tahun, demikian juga dengan orangtua biologisnya. Lebih lanjut, pria yang tidak mau disebutkan namanya ini tidak akan memperpanjang kepahitan ini kepada pria lain yang tertukar nasibnya.

Baca Juga : 5 Fakta Tentang Kisah Tenggelamnya Titanic yang Fenomenal

Ia juga mengatakan bahwa dirinya serta pria lain yang tertukar adalah korban, sehingga tidak ada hak baginya untuk melakukan balas dendam pada siapapun. Saat ini, kedua belah pihak keluarga tengah dalam proses menjalin hubungan baik serta ingin mengenal satu sama lain. Terutama mengenal saudara-saudara kandungnya yang sempat dipisahkan takdir. Kisah ini tentu bagai drama televisi antara dua anak yang tertukar dan menjalani kehidupan berbeda jauh. Untungnya kini mereka telah kembali ke keluarganya masing-masing dan masalah ini bisa diselesaikan dengan baik. Ke depannya tentu kita berharap tidak ada lagi kasus serupa. Anak yang tertukar akan turut berdampak pada garis keturunan serta pertalian darah, sehingga masalah yang ditimbulkan bisa lebih kompleks lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *