Bahaya Konsumsi Sabu Saat Hamil?

oleh

IniBerita.News – Kabar mengejutkan muncul dari keluarga ratu dangdut Elvy Sukaesih. Polisi menangkap 5 anggota keluarganya yang sedang pesta sabu. Salah satunya termasuk menantu Elvy, Chauri Gita. Diketahui, ia sedang dalam kondisi hamil besar ketika ditangkap.

“Chauri Gita kondisi hamil 6 bulan dan punya bayi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam keterangannya, Jumat (16/2/2018).

Mengonsumsi metamfetamin ketika hamil bisa membahayakan bagi dari segi ibu yang tengah mengandung juga janin yang ada di dalam kandungan. Dikutip dari drugabuse.com, sabu berdampak salah satunya menurunnya indeks massa tubuh (BMI) yang mana akan membuat kehamilan jadi berisiko.

Baca juga : ‘Ratu Dangdut’ Elvy Sukaesih Panik Lihat Tiga Anaknya Sekaligus Ditangkap Polisi karena Narkoba

Sebuah studi mengungkap, BMI yang rendah bisa meningkatkan peluang terjadinya komplikasi kehamilan, termasuk juga perawatan rumah sakit yang berulang atau lebih lama. Efek anorektif sabu juga bisa mengakibatkan pertumbuhan janin yang kurang baik di dalam rahim.

Menggunakan sabu selama kehamilan juga bisa mengurangi aliran darah plasenta wanita. Hal ini dapat menyebabkan hipoksia janin, jumlah oksigen yang tidak mencukupi pada janin

Untuk si jabang bayi, penggunaan sabu saat kehamilan bisa menyebabkan kelahiran prematur, berat badan yang kecil saat kelahiran, dan berbagai ‘Neonatal Abstinence Syndrome’ lainnya semisal kejang, muntah, diare, atau suhu tubuh yang tidak stabil. Gejala dimulai pada usia 24 sampai 48 jam setelah kelahiran, atau sampai lima hingga 10 hari, dilansir stanfordchildrens.org.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *