3 Cowok Ganteng Ini Ternyata Psikopat!

oleh

3 Cowok Ganteng Ini Ternyata Psikopat!

IniBerita.News – Pernahkah kamu mendengar teori kromosom XYY? Buat kalian yang pernah berlajar tentang kromosom pasti tahu kalau normalnya, kromosom laki-laki adalah XY dan perempuan adalah XX. Nah, kromosom XYY bisa disebut abnormal, karena normalnya kromosom seseorang adalah 2.

Apa sih hubungannya ganteng dengan psikopat?

Adanya dua kromosom Y dalam kromosom XYY ini menyebabkan penderitanya kerap disebut sebagai super male. Cowok yang memiliki kromosom ini umumnya lebih tinggi, tampan, pokoknya secara fisik hampir sempurna. Namun celakanya, dia lebih agresif. Beberapa penelitian menyebutkan, cowok dengan kromosom XYY kemungkinan besar akan bertindak criminal dan mendekam di penjara.

Meski tidak semua ahli setuju dengan pendapat ini dan menganggapnya hanya mitos, nyatanya beberapa cowok ganteng dan memiliki fisik yang hampir sempurna ini ada yang menjadi psikopat. Mulai dari pembunuh berantai hingga teroris menjadi profesinya. Berikut rangkumannya!

  1. William Edward Hickman

Pria kelahiran 1908 ini mengingatkan kita agar jangan terlalu percaya dengan penampilan luarnya seseorang. Ide membunuhnya terbesit kala ia menjadi pengangguran dan memikirkan untuk mendapatkan uang secara cepat. Ia nekad menculik seorang gadis 12 tahun bernama Marion Parker, putri pialang saham bernama Perry Parker, pada 1927 dari sekolahnya. Dengan pakaian rapid an tutur kata sopan ia berhasil membawa Marion dengan meminta izin kepada gurunya mengatakan ayah Marion sedang sakit parah. Namun, tak disangka, ia begitu kejam. Meski ayah Marion telah memberinya uang sebesar 7.500 dolar, William tetap membunuh Marion dengan sadis. Jasad Marion ditemukan dengan kondisi tanpa lengan, kaki. Organ dalamnya dikeluarkan dan diganti dengan kain perca. Ia bahkan menjahit kelopak mata Marion agar terlihat membuka. Saat tertangkap seminggu setelah kejadian itu, William mengaku ia diperintah oleh makhluk spiritual bernama Providence. Pengacaranya meminta agar Wiliam dibebaskan karena dianggap gila, namun hakim tidak percaya dan pengadilan menghukum gantungnya pada 1928.

  1. Jeffrey Dahmer

Sosok cowok tampan nerdy ini begitu populer dengan sebutan The Milwaukee Cannibal. Ia lahir di Milwaukee, 21 Mei 1960. Jaffrey adalah seorang gay yang semua korbannya laki-laki muda, terutama yang berdarah Afrika dan Asia. Ia begitu hati-hati dalam melancarkan aksinya dengan mengambil korban dari keluarga miskin, sehingga tidak mudah ketahuan. Aksi berdarahnya itu berlangsung dari 1978 hingga 1991 dengan korban mencapai 17 orang. Banyak dari mereka yang dimutilasi, disayat, dan sisanya disimpan dalam kulkas. Kekejamannya ini dipicu oleh rasa sakit hati akibat perceraian orangtuanya. Ditambah lagi kebiasaan minum-minumnya yang begitu tak terkontrol membuatnya menjadi mesin pembunuh. Pada akhirnya ia tertangkap dengan 15 kali hukuman seumur hidup (957 tahun). Belum habis masa tahanannya, ia dibunuh oleh teman satu selnya yang berdarah Afrika (seolah karma). Pembunuhnya yang mbunuhnya dengan cara memukuli kepala Jeffrey hingga pecah. Ironisnya, cara itulah yang dilakukan Jeffrey dalam membunuh korban-korbannya.

  1. Tiago Henrique Gomes da Rocha

Baru-baru ini juga sempat terjadi pembunuhan sadis terhadap 39 orang (mayoritas perempuan). Pria asal Brazil yang berprofesi sebagai satpam ini membunuh para korbannya dengan motif yang sama, yaitu mendekatinya dengan motor, kemudian menembaknya dari jarak dekat. Tak jelas apa motif dibalik pembunuhan acaknya ini, namun ia sama sekali tidak berusaha untuk merampok para korbannya. Pada 2014, ia tertangkap dan sempat melakukan percobaan bunuh diri di selnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *